Ntvnews.id, Jakarta - Pemain KAFI Jogja, Dwi Pilihanto mendapatkan sanksi larangan bermain seumur hidup dari Asprov PSSI DIY setelah melakukan tendangan kungfu ke arah lawan.
Peristiwa tersebut terjadi di Liga 4 Daerah Istimewa Yogyakarta saat KAFI Jogja menghadapi UAD FC pada Selasa lalu, 6 Januari 2026. Namun yang mirisnya, Dwi hanya mendapatkan kartu kuning.
Kini Komdis DIY menggelar rapat pada Rabu kemarin, 7 Januari 2026 dan telah menjatuhkan sanksi dengan surat 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/1/2026.
View this post on Instagram
Dalam surat tersebut, Dwi Pilihanto dinyatakan bersalah telah melakukan pelanggaran Pasal 48 Jo. Pasal 49 Jo. Pasal 10 Jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025 sehingga dijatuhkan dua hukuman oleh Komdis PSSI DIY.
Baca Juga: Komdis PSSI Murka Tendangan Kungfu di Liga 4 Jatim: Minta Dihukum Berat
Saksi pertama yaitu, Dwi Pilihanto dijatuhkan denda sebesar Rp1 juta dan kedua larangan beraktivitas di sepakbola seumur hidup. Keputusan tersebut masih bisa dilakukan banding oleh sang pemain.
Selain itu juga, Komdis PSSI DIY menjatuhkan sanksi kepada wasit yang memimpin laga tersebut merupakan evaluasi dan pembinaan.
Tidak hanya sampai di sana, KAFI Jogja telah memutuskan kontrak Dwi Pilihanto. Hal tersebut disampaikan langsung manajer KAFI Jogja, Muhammad Hasanudin.
PSSI DIY Sanksi Dwi Pilihanto Bermain Seumur Hidup Usai Tendang Wajah Lawan (Istimewa)