Erick Thohir: Bonus Atlet ASEAN Para Games 2025 Setara SEA Games

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Feb 2026, 11:29
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Indonesia Borong 135 Emas dan Finis Runner Up di ASEAN Para Games 2025 Indonesia Borong 135 Emas dan Finis Runner Up di ASEAN Para Games 2025 (Menpora)

Ntvnews.id, Jakarta - Erick Thohir memastikan nilai bonus bagi atlet berprestasi di ASEAN Para Games 2025 akan disamakan dengan bonus yang diberikan kepada peraih medali SEA Games 2025.

“(Nilai bonus ASEAN Para Games) sama seperti yang kita berikan kepada (peraih medali) SEA Games (2025),” ujar Erick kepada awak media di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan, usulan pemberian bonus untuk atlet ASEAN Para Games telah diajukan dan kini tinggal menunggu persetujuan serta proses penyaluran dari pemerintah. Erick menambahkan, keputusan akhir masih menanti tanggapan Presiden yang saat ini tengah berada di luar negeri.

Erick Thohir  <b>(Instagram)</b> Erick Thohir (Instagram)

“Kita tunggu dan Bapak Presiden juga sedang di luar negeri. Insyaallah dalam waktu dekat pasti ada tanggapan,” katanya.

Baca Juga: Shin Tae-yong Yakin John Herdman Bawa Timnas Indonesia Raih Hasil Positif

Pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Thailand pada 20–26 Januari 2026, kontingen Indonesia sukses meraih total 392 medali, terdiri atas 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Raihan tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen akhir pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara itu.

Merujuk pada Keputusan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Nomor 219/2025 terkait bonus SEA Games 2025, atlet perorangan peraih medali emas menerima Rp1 miliar, perak Rp315 juta, dan perunggu Rp157 juta. Untuk nomor ganda, peraih emas memperoleh Rp800 juta, perak Rp252 juta, dan perunggu Rp126 juta.

Sementara itu, atlet beregu yang meraih emas mendapatkan Rp500 juta, perak Rp220,5 juta, dan perunggu Rp110,250 juta. Adapun bonus untuk pelatih perorangan atau ganda peraih emas sebesar Rp300 juta, sedangkan pelatih beregu menerima Rp400 juta.

x|close