PSSI 2 Kali Didenda AFC Sepanjang Februari

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 18:07
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Timnas Indonesia U-23 Timnas Indonesia U-23 (X: Timnas Indonesia)

Ntvnews.id, Jakarta - PSSI kembali menerima sanksi denda dari AFC pada Februari 2026. Kali ini, federasi sepak bola Indonesia tersebut dijatuhi denda sebesar 1.500 dolar AS atau sekitar Rp25 juta akibat pelanggaran prosedur dalam penyelenggaraan laga uji coba internasional.

Dalam pernyataan resminya yang dikutip Kamis, AFC menyebut PSSI melanggar Pasal 11.15 Peraturan AFC tentang penyelenggaraan pertandingan internasional level 2. Pelanggaran tersebut terkait keterlambatan pemberitahuan pertandingan yang melibatkan tim dari dua konfederasi berbeda.

“Federasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar 1.500 dolar AS karena melanggar Pasal 11.15 Peraturan AFC yang mengatur pertandingan internasional,” tulis pernyataan AFC, Kamis 26 Februari 2026.

Timnas Futsal Indonesia <b>(IG: Timnas Futsal)</b> Timnas Futsal Indonesia (IG: Timnas Futsal)

Kasus ini merujuk pada dua laga uji coba yang dijalani Timnas Indonesia U-23 melawan timnas Mali pada 15 dan 18 November 2025. Kedua pertandingan tersebut digelar dalam periode jeda internasional dan mempertemukan wakil dari konfederasi Asia dan Afrika.

Baca Juga: Beri Kesempatan Rekan Setim Buka Puasa, Kiper FC Nantes Pura-pura Cedera

Atas pelanggaran administratif itu, AFC memerintahkan PSSI untuk membayar denda sebesar Rp 25 juta selambat-lambatnya 30 hari sejak keputusan resmi diterbitkan.

Sanksi ini menjadi yang kedua diterima PSSI sepanjang 2026. Sebelumnya, pada 9 Februari, AFC juga menjatuhkan denda sebesar 14.000 dolar AS atau sekitar Rp230 juta terkait pelanggaran dalam ajang Piala Asia Futsal AFC 2026.

Dengan dua sanksi yang dijatuhkan dalam satu bulan, PSSI diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek administratif dan kepatuhan terhadap regulasi internasional guna menghindari pelanggaran serupa di masa mendatang.

x|close