Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan kecaman keras atas meningkatnya jumlah korban dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual di lingkungan Pelatnas cabang olahraga panjat tebing. Ia menegaskan bahwa negara akan mengawal penanganan kasus ini hingga selesai.
“Keselamatan, martabat, dan masa depan atlet adalah prioritas utama. Tidak ada tempat bagi kekerasan seksual dalam dunia olahraga Indonesia termasuk pelatnas,” tegas Erick Thohir dalam siaran pers Kemenpora di Jakarta, Minggu, 1 Maret 2026.
Erick menambahkan bahwa pemerintah menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk kekerasan dan pelecehan di lingkungan olahraga. Hal ini menunjukkan komitmen negara untuk menjaga integritas dan keamanan para atlet.
Berdasarkan catatan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), jumlah atlet yang melaporkan sebagai korban kini meningkat menjadi sepuluh orang, naik dari delapan orang sebelumnya yang terdiri atas lima atlet putra dan tiga atlet putri. Lonjakan laporan ini menekankan urgensi penanganan kasus dengan serius.
Baca Juga: Erick Thohir Ancam Sanksi Seumur Hidup Pelaku Pelecehan di Pelatnas Panjat Tebing
Menpora menegaskan bahwa negara berpihak pada atlet pelapor dengan menjamin kerahasiaan identitas mereka, serta memberikan perlindungan penuh dari segala bentuk tekanan dan intimidasi. Perlindungan ini juga mencakup jaminan kelangsungan karier atlet di dunia olahraga.
“Kami juga mendorong agar pendampingan hukum dan psikologis jangka panjang dapat diberikan untuk menjaga masa depan para korban,” ujar Erick.
Selain itu, Erick menekankan bahwa kasus ini menjadi momentum penting untuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan atlet di pelatnas. Evaluasi meliputi penguatan mekanisme pengawasan dan sistem pelaporan yang aman bagi atlet.
Ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal kasus ini dan melakukan reformasi tata kelola perlindungan atlet agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kita harus memastikan bahwa olahraga Indonesia bersih, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” kata Menpora.
Baca Juga: Dinonaktifkan Atas Tuduhan Asusila ke 8 Atlet, Pelatih Panjat Tebing: Cuma Peluk dan Cium Kening
(Sumber: Antara)
Arsip Foto - Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir seusai mengikuti rapat bersama komisi X DPR RI di Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2026. ANTARA/Fajar Satriyo/am. (Antara)