Arab Saudi Mencekam, Cristiano Ronaldo Terbang ke Madrid

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Mar 2026, 17:56
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Cristiano Ronaldo Cristiano Ronaldo (IG: Cristiano Ronaldo)

Ntvnews.id, Jakarta - Mega Bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, dikabarkan meninggalkan Arab Saudi bersama keluarganya di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Dilaporkan Daily Mail, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah semakin tidak kondusif setelah Iran disebut melancarkan serangan terhadap Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh. Selain itu, kawasan kilang minyak Arab Saudi juga dilaporkan menjadi target serangan drone.

Berdasarkan data Flightradar24, jet pribadi Cristiano Ronaldo jenis Bombardier Global Express 6500 terlihat lepas landas dari Arab Saudi pada pukul 20.00 waktu setempat. Pesawat tersebut melintasi Mesir dan Laut Mediterania sebelum mendarat di Madrid, Spanyol, sekitar pukul 01.00 dini hari.

Cristiano Ronaldo <b>(X)</b> Cristiano Ronaldo (X)

Cristiano Ronaldo diyakini terbang bersama kekasihnya, Georgina Rodriguez, serta anak-anak mereka. Kepergian sang bintang terjadi setelah klubnya, Al Nassr FC, harus menunda laga perempat final ACL 2 melawan Al Wasl F.C. dari Dubai. Penundaan dilakukan karena situasi keamanan yang turut berdampak ke wilayah Uni Emirat Arab.

Baca Juga: Eks Pemain Inter Milan Mehdi Taremi Dikabarkan Gabung Jadi Tentara Iran

Konfederasi sepak bola Asia, Asian Football Confederation (AFC), juga resmi menunda seluruh pertandingan Liga Champions Asia menyusul kondisi kawasan yang dinilai masih mencekam.

Pemerintah Arab Saudi telah menghimbau warganya untuk meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat meminta warganya yang berada di kawasan Timur Tengah untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Cristiano Ronaldo maupun Al Nassr terkait kepulangan sang pemain ke Spanyol. Namun, kepergian kapten timnas Portugal itu menambah daftar figur publik yang memilih meninggalkan kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang.

x|close