CAF Cabut Gelar Senegal, Maroko Resmi Juara Piala Afrika 2025

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mar 2026, 10:25
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Timnas Maroko Timnas Maroko (X)

Ntvnews.id, Jakarta - Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) resmi mencabut gelar juara Piala Afrika (AFCON) 2025 dari Senegal setelah Dewan Banding memutuskan tim tersebut kalah (forfeit) pada laga final.

Dalam pernyataan resmi yang dikutip dari NBC, CAF menyebut keputusan diambil berdasarkan Pasal 84 Regulasi Piala Afrika. Senegal dinyatakan kalah dengan skor 0-3, sehingga kemenangan diberikan kepada Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF).

“Dewan Banding memutuskan bahwa Timnas Senegal dinyatakan kalah dalam laga final AFCON 2025, dengan hasil pertandingan dicatat 3-0 untuk kemenangan FRMF,” demikian pernyataan CAF, Rabu.

Senegal Juara Piala Afrika 2025 <b>(X: TotalEnergies AFCON 2025)</b> Senegal Juara Piala Afrika 2025 (X: TotalEnergies AFCON 2025)

Dengan keputusan tersebut, Maroko kini resmi ditetapkan sebagai juara AFCON 2025. Hal ini terjadi setelah aksi walk-off yang dilakukan pemain Senegal sebagai bentuk protes dalam pertandingan final.

Keputusan ini sekaligus membatalkan hasil sebelumnya, di mana Senegal sempat dinyatakan menang 1-0 atas Maroko pada laga final yang digelar 18 Januari 2026 di Stadion Prince Moulay Abdellah, Rabat.

Baca Juga: Arsenal Melangkah ke Perempat final Usai kalahkan Leverkusen 2-0

CAF juga mengonfirmasi bahwa banding yang diajukan FRMF diterima dan keputusan awal Komite Disiplin dibatalkan. Selain itu, tindakan tim Senegal dinilai melanggar regulasi turnamen, khususnya Pasal 82 dan 84.

Sebelumnya, Senegal sempat merayakan gelar juara setelah gol Pape Gueye di babak tambahan waktu memastikan kemenangan 1-0 dalam laga yang berlangsung sengit.

Namun, pertandingan tersebut diwarnai kontroversi. Insiden bermula ketika Brahim Diaz dijatuhkan di kotak penalti pada menit akhir. Setelah meninjau VAR, wasit memberikan penalti kepada Maroko.

Keputusan itu memicu protes keras dari kubu Senegal. Pelatih Pape Thiaw kemudian menginstruksikan para pemainnya untuk meninggalkan lapangan, yang berujung pada sanksi forfeit.

Dengan putusan banding ini, polemik panjang yang menyelimuti final AFCON 2025 akhirnya berakhir, dengan gelar juara resmi berpindah dari Senegal ke Maroko.

x|close