Ntvnews.id, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa hingga saat ini belum ada rencana tambahan pemain naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Erick menegaskan, kebijakan pemilihan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih kepala, John Herdman. Saat ini, pelatih asal Kanada tersebut masih fokus memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada dalam skuad.
“Belum ada (yang diproses naturalisasi). Kami pada saat ini sama pelatih John tetap memprioritaskan pemain-pemain yang ada saat ini,” ujar Erick kepada awak media, Kamis, 16 April 2026.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan keterangan kepada awak media dalam acara perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Rabu 11 Maret 2026. (ANTARA/Aloysius Lewokeda) (Antara)
Ia menambahkan bahwa Herdman membutuhkan waktu untuk membangun kekompakan tim sebelum mempertimbangkan opsi lain, termasuk naturalisasi pemain baru.
“Karena tadi perlu waktu dari Coach John sendiri untuk terus mengisi kekompakan tim ini dan sampai hari ini kita belum ada bicara naturalisasi tambahan,” lanjut Erick.
Baca Juga: Kompany Puji Anak Asuhnya Usai Pecundangi Real Madrid
Terakhir kali PSSI melakukan proses naturalisasi terjadi pada Agustus 2025, ketika dua pemain keturunan, Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans, resmi menjadi warga negara Indonesia.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa PSSI akan kembali memproses naturalisasi sejumlah pemain keturunan. Beberapa nama seperti Luke Vickery, Dean Zandbergen, hingga Tristan Gooijer sempat dikaitkan dengan tim Garuda.
Namun, dengan pernyataan terbaru Erick, fokus utama timnas saat ini adalah memperkuat chemistry dan performa skuad yang sudah ada, sebelum mempertimbangkan langkah naturalisasi tambahan di masa mendatang.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memegang jersi terbaru Timnas Indonesia saat peluncurannya di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (12/3/2026). PSSI bersama jenama olahraga asal Spanyol, Kelme resmi meluncurkan jersi terbaru u (Antara)