Coach Nova Bakal Sanksi Pemain Timnas U-20 yang Terlibat Keributan EPA

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 13:37
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto (ANTARA FOTO/Rizal Hanafi)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, menegaskan akan memberikan sanksi kepada pemain tim nasional yang terbukti terlibat dalam keributan seusai pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20.

Pernyataan tersebut disampaikan Nova menanggapi insiden panas yang terjadi setelah laga antara Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20 di Stadion Citarum, Minggu 19 April 2026.

“Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat, pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya,” kata Nova Arianto dalam pernyataannya di Jakarta, Senin 20 April 2026.

Pelatih timnas Indonesia U17, Nova Arianto, menjawab pertanyaan pewarta setelah pertandingan Grup H Piala Dunia 2025 melawan Honduras di Aspire Academy, Doha, Senin, 10 November 2025. ANTARA/Bayu Pratama/am. <b>(Antara)</b> Pelatih timnas Indonesia U17, Nova Arianto, menjawab pertanyaan pewarta setelah pertandingan Grup H Piala Dunia 2025 melawan Honduras di Aspire Academy, Doha, Senin, 10 November 2025. ANTARA/Bayu Pratama/am. (Antara)

Dalam pertandingan tersebut, Dewa United U-20 menang dengan skor 2-1. Namun, situasi memanas setelah peluit panjang dibunyikan wasit. Para pemain dari kedua tim terlibat aksi dorong-dorongan yang kemudian berkembang menjadi keributan.

Sejumlah pemain bahkan menunjukkan tindakan agresif. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Fadly Alberto Hengga, pemain Bhayangkara FC U-20 yang juga eks Timnas Indonesia U-17, yang terlihat melakukan tendangan berbahaya kepada pemain lawan.

Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala AFF 2026, Ini Kata Kurniawan Dwi Yulianto

Nova Arianto mengaku menyayangkan insiden tersebut, terlebih karena melibatkan pemain muda yang masih dalam tahap pembinaan karakter dan mental bertanding.

“Apapun situasi dan alasannya, kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan saat ini masih melakukan penelusuran untuk mengetahui kronologi dan penyebab keributan. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengidentifikasi pemain yang terlibat langsung.

Nova Arianto menegaskan, jika ditemukan adanya pemain tim nasional yang terlibat, maka sanksi akan dijatuhkan sebagai bentuk pembinaan sekaligus efek jera agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh pemain untuk menjaga sikap dan menjunjung tinggi sportivitas dalam kondisi apapun di lapangan.

“Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali,” kata Nova Arianto.

x|close