Ntvnews.id, Jakarta - Pertandingan panas antara Dewa United FC melawan Persib Bandung di Banten International Stadium (BIS), Senin (20/4/2026) malam dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton.
Meski stadion kosong, aparat kepolisian tetap bersiaga penuh untuk mengantisipasi potensi kerawanan, terutama di titik-titik nonton bareng (nobar).
Polda Banten menurunkan ratusan personel guna memastikan laga pekan ke-28 Super League 2025/2026 berjalan aman dan kondusif.
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyebut, total 419 personel dikerahkan dalam pengamanan tersebut.
“Polda Banten menyiapkan 419 personel,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
View this post on Instagram
Pengamanan tidak hanya difokuskan di kawasan stadion, tetapi juga menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi pusat kerumunan warga.
Polisi akan meningkatkan patroli di berbagai titik strategis, termasuk lokasi nobar yang diperkirakan dipadati suporter.
“Kami tetap melakukan patroli di titik-titik keramaian, termasuk lokasi nobar,” katanya.
Keputusan laga tanpa penonton ini bukan tanpa alasan. Kebijakan tersebut merujuk pada surat resmi manajemen Dewa United bernomor 375/DUFC/FO/III/2026 yang ditujukan kepada Persib Bandung.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi perizinan pertandingan oleh Polresta Serang Kota.
Tak hanya itu, kebijakan ini juga mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 10 Tahun 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga, yang menekankan aspek keselamatan dan ketertiban.
Manajemen Dewa United turut meminta pihak Persib untuk membantu menyosialisasikan keputusan tersebut kepada para pendukungnya, termasuk kelompok pendukung fanatik Bobotoh, agar tidak datang ke stadion dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
Dengan langkah pengamanan ini, aparat berharap pertandingan tetap berlangsung lancar tanpa gangguan, meski tensi rivalitas di luar lapangan diprediksi tetap tinggi.
Infornasi diunggah akun bantennews.
Persib Bandung (IG Persib Bandung)