Ntvnews.id, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari dunia voli nasional. Atlet andalan Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, memutuskan mundur dari Timnas voli putri menjelang pemusatan latihan (pelatnas) untuk menghadapi sejumlah kejuaraan internasional.
Keputusan tersebut disampaikan oleh Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia melalui keterangan resmi di Jakarta, Kamis. PBVSI menyatakan telah menerima surat pengunduran diri dari pevoli asal Jember itu dan menghormati langkah yang diambil.
Megawati disebut mengambil keputusan tersebut setelah mempertimbangkan berbagai hal, mulai dari kondisi fisik, perjalanan karier profesional, hingga rencana pribadinya ke depan. Meski demikian, PBVSI menegaskan tetap memberikan dukungan penuh atas pilihan yang diambil salah satu pilar utama tim tersebut.
Tangkapan layar - Pevoli putri asal Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi (kiri) menjalani pemeriksaan kesehatan yang diunggah klub Manisa BBSK melalui akun media sosial resmi yang dipantau di Jakarta, Selasa, 19 Agustus 2025. (ANTARA)
Pengunduran diri pemain berposisi opposite ini terjadi jelang pelatnas untuk menghadapi tiga turnamen internasional, yakni AVC Nations Cup di Filipina pada Juni, SEA V League di Vietnam dan Thailand pada akhir Juli hingga awal Agustus, serta AVC Continental Cup di Tianjin pada 21–30 Agustus 2026.
Absennya Megawati dipastikan mengurangi kekuatan timnas voli putri Indonesia. Namun, PBVSI memastikan persiapan tetap berjalan dengan fokus menyiapkan skuad terbaik. Sebelumnya, federasi telah memanggil 17 pemain untuk mengikuti pelatnas, meski hingga kini belum diumumkan pengganti Megawati.
Baca Juga: Megawati Hangestri Resmi Diputus Kontrak Manisa BBSK, Ini Alasannya
Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBVSI, Loudry Maspaitella, mengatakan seluruh pemain yang dipanggil wajib segera bergabung di lokasi latihan.
“Pemain yang dipanggil harus tiba di Padepokan Bolavoli Jenderal Kunarto, Sentul, maksimal pada 4 Mei 2026,” ujarnya.
Sejumlah pemain andalan seperti Mediol Stiovanny Yoku, Tisya Amallya Putri, dan Maradanti Namira tetap menjadi tulang punggung tim. Selain itu, nama baru seperti Shindy Sasgia Dwi Yuniar turut mendapat kesempatan memperkuat timnas senior.
Di bawah arahan pelatih kepala, timnas voli putri Indonesia diharapkan tetap solid dan kompetitif di level internasional. Pemusatan latihan di Sentul pun menjadi momentum penting bagi tim pelatih untuk meramu strategi baru menghadapi padatnya kalender kompetisi sepanjang 2026.
Kapten Timnas Bola Voli Putri Indonesia Megawati Hangestri memberikan keterangan pada wartawan usai pertandingan perebutan tempat ketiga lawan Filipina pada SEA Games 2025, di Hua Mak Indoor Stadium, Bangkok, Senin 15 Desember 2025. (ANTARA/Aditya Ra (Antara)