Ntvnews.id, Jakarta - Toyota Motor Corporation resmi menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan rintisan asal Amerika Serikat (AS), Joby Aviation Inc., untuk membentuk perusahaan patungan yang akan memproduksi pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) atau yang lebih dikenal sebagai mobil terbang listrik.
Seperti dilaporkan Kyodo News, Rabu (1/7/2026), Toyota menyebut kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mempercepat produksi komersial pesawat eVTOL sekaligus memperluas kapasitas manufaktur Joby Aviation guna memenuhi potensi lonjakan permintaan di masa depan.
Aliansi kedua perusahaan pada tahap awal akan difokuskan pada pembangunan fondasi produksi komersial.
Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan manufaktur Joby agar siap memasuki era transportasi udara modern.
Perusahaan patungan tersebut akan bernama Joby Toyota Aero Manufacturing Preparation Co. dan berkantor pusat di California, Amerika Serikat.
Dalam struktur kepemilikannya, Toyota menguasai 51 persen saham, sementara 49 persen sisanya dimiliki oleh Joby Aviation.
Toyota sendiri bukanlah mitra baru bagi Joby Aviation. Produsen otomotif terbesar Jepang itu telah lama menjadi investor perusahaan yang berbasis di California tersebut.
Joby Aviation dikenal sebagai salah satu pengembang terdepan teknologi electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL), yakni pesawat listrik yang dirancang untuk lepas landas dan mendarat secara vertikal serta diproyeksikan menjadi solusi transportasi udara perkotaan di masa depan.
Kolaborasi ini mempertegas ambisi Toyota untuk memperluas bisnisnya di luar industri otomotif konvensional dan ikut berperan dalam pengembangan ekosistem mobilitas udara yang diprediksi akan menjadi salah satu sektor transportasi paling menjanjikan dalam beberapa dekade mendatang.
Ilustrasi. Toyota. (Foto: Istimewa via Capital)