Kinerja Moncer CATL: Pendapatan Rp1 Kuadriliun, Dominasi Pasar Baterai EV Global

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Mar 2026, 15:04
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Pabrik terbaru CATL di China. (Foto: ANTARA/CATL) Pabrik terbaru CATL di China. (Foto: ANTARA/CATL)

Ntvnews.id, Jakarta - CATL, produsen baterai terbesar di dunia, merilis laporan keuangan terkuat dalam beberapa tahun terakhir pada 9 Maret 2025.

Pada 2025, CATL mencatatkan pendapatan tahunan sebesar 423,7 miliar yuan (sekitar Rp1 kuadriliun), naik 17,04 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham mencapai 72,2 miliar yuan (Rp176,16 triliun), naik 42,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya, lapor Carnewschina, Selasa (10/3/2026)waktu setempat.

Dalam riset dan pengembangan (R&D), biaya R&D CATL pada 2025 mencapai 22,15 miliar yuan (kisaran Rp54 triliun), naik 19,02 persen dari tahun sebelumnya, yang mewakili 5,23 persen dari pendapatan. Saat ini, perusahaan mempekerjakan 22.901 orang di bidang R&D.

Dari segi produksi, CATL mencatatkan pencapaian baru pada 2025, dengan kapasitas baterai lithium mencapai 772 GWh dan pengiriman total mencapai 661 GWh.

Bisnis baterai solid-state berkembang dengan stabil, meskipun perusahaan tetap hati-hati dalam mengungkapkan detailnya.

Sementara itu, pendapatan internasional perusahaan yang memasok baterai kendaraan untuk Tesla, BYD, Hyundai, Ford, hingga BMW itu pada 2025 tetap stabil di atas 30 persen.

Secara khusus, pendapatan domestik mencapai 294,06 miliar yuan (Rp717,7 triliun), menyumbang 69,40 persen dengan margin laba kotor 24 persen, sementara pendapatan luar negeri mencapai 129,64 miliar yuan (Rp316,3 triliun), mewakili 30,60 persen dengan margin laba kotor 31,44 persen.

Di pasar global, menurut SNE Research, pangsa pasar global baterai daya CATL meningkat 1,2 poin persentase menjadi 39,2 persen pada 2025, mempertahankan posisi pertama di dunia selama sembilan tahun berturut-turut, dengan pangsa pasar luar negeri meningkat menjadi 30 persen.

Angka-angka besar ini mungkin tidak langsung menggambarkan dampak penuh dari pencapaian CATL; laba bersih 10 miliar USD ini diperkirakan akan melampaui laba tahunan gabungan seluruh produsen mobil China, termasuk pemain besar seperti BYD, Geely, SAIC, Changan, dan GWM.

Untuk memberikan gambaran, kapitalisasi pasar Leapmotor saat ini sebesar 7,37 miliar dolar AS, atau setara dengan Rp124,29 triliun. Ini berarti laba bersih yang diproyeksikan CATL untuk 2025 cukup untuk membeli Leapmotor secara penuh.

x|close