Geely Lynk & Co Klaim Isi EV Lebih Cepat, Libas BYD

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Apr 2026, 14:11
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Pengisian daya baterai Lynk & Co. (ANTARA/Lynk & Co) Pengisian daya baterai Lynk & Co. (ANTARA/Lynk & Co) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pabrikan otomotif asal China, Geely melalui merek Lynk & Co, mengklaim telah menghadirkan teknologi pengisian daya kendaraan listrik (EV) yang lebih cepat dibandingkan pesaingnya, BYD.

Persaingan ini mencuat hanya sebulan setelah BYD meluncurkan baterai Blade generasi kedua serta teknologi flash charging megawatt yang disebut-sebut sebagai salah satu sistem pengisian tercepat untuk produksi massal saat ini.

Mengutip laporan CarNewsChina, model Lynk & Co 10 menunjukkan performa impresif dalam pengujian. Kendaraan ini mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen hanya dalam 4 menit 22 detik, dari 10 persen ke 80 persen dalam 5 menit 32 detik, serta mencapai 97 persen dalam waktu 8 menit 42 detik.

Baca Juga: BYD Tertarik Masuk Formula One, Siap Tantang Raksasa Otomotif Dunia

Capaian tersebut sedikit lebih unggul dibandingkan teknologi milik BYD, yang membutuhkan sekitar 5 menit untuk pengisian 10–70 persen dan 9 menit untuk 10–97 persen. Dalam uji coba tersebut, daya pengisian Lynk & Co bahkan mencapai puncak hingga 1.100 kW, dan tetap stabil di atas 500 kW meski kapasitas baterai telah melampaui 80 persen.

Pengujian dilakukan menggunakan stasiun pengisian ultra-cepat V4 milik Zeekr, yang memiliki kemampuan daya hingga 1.300 kW per unit serta arus maksimum 1.300A. Sistem ini juga dilengkapi teknologi pendingin cair penuh guna menjaga suhu tetap stabil selama proses pengisian berdaya tinggi.

Meski demikian, Geely belum mengungkapkan kapan teknologi ini akan diterapkan secara luas. Hingga Februari 2026, jaringan pengisian milik Geely telah mencakup lebih dari 2.100 stasiun dan 10.000 titik pengisian di 215 kota di China.

Baca Juga: BYD Naikkan Target Penjualan Global 2026 Jadi 1,5 Juta Unit, Siap Kuasai Pasar Internasional

Sebagai perbandingan, BYD telah mengoperasikan lebih dari 5.000 stasiun flash charging dan menargetkan ekspansi hingga 20.000 stasiun pada akhir tahun. Persaingan ini menunjukkan bahwa industri kendaraan listrik global semakin bergerak ke arah efisiensi dan kecepatan pengisian sebagai nilai jual utama.

(Sumber: Antara)

x|close