Ntvnews.id, Jakarta - Pameran Otomotif Internasional Beijing Auto Show 2026 siap mencetak sejarah sebagai ajang otomotif terbesar di dunia.
Dikutip dari CarNewsChina, Senin (20/4/2026), event yang dihelat mulai 24 April hingga 3 Mei 2026, menghadirkan skala masif dengan total area mencapai 380.000 meter persegi dan menampilkan 1.451 kendaraan dari berbagai produsen global.
Untuk pertama kalinya, pameran ini mengusung konsep dua lokasi yang terintegrasi, yakni Pusat Pameran Internasional China (Shunyi) dan Pusat Pameran Internasional Ibu Kota.
Kedua venue ini terhubung dalam bentangan sekitar 1,3 kilometer, menghadirkan pengalaman pameran yang lebih luas dan terorganisir.
Jadwal Lengkap Pameran
Jadwal pameran tahun ini dirancang dalam tiga fase menarik untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung.
Pada 24-25 April, acara dibuka khusus untuk media sebagai momen eksklusif peluncuran dan liputan.
Selanjutnya, pada 26-27 April dikhususkan bagi pengunjung profesional untuk menjalin koneksi bisnis dan mengeksplorasi peluang industri.
Pameran kemudian resmi dibuka untuk publik mulai 28 April hingga 3 Mei, menghadirkan berbagai atraksi dan inovasi terbaru.
Baik pengunjung profesional maupun umum dapat menikmati pameran setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 18.00.
1.451 Mobil dan 181 Debut Dunia
Berdasarkan data resmi, pameran ini akan menghadirkan 1.451 kendaraan, termasuk 181 debut global serta 71 mobil konsep.
Total 17 aula digunakan, dengan 13 aula khusus menampilkan kendaraan produksi.
Deretan Merek Global dan Teknologi Terbaru
Ajang ini menghadirkan berbagai merek otomotif ternama dunia seperti BMW, Mercedes-Benz, Audi, Volkswagen, Toyota, dan Ford.
Tak ketinggalan, produsen mobil China seperti FAW Hongqi, Dongfeng Motor, Geely, Changan Automobile, hingga Great Wall Motor (GWM) juga akan memamerkan inovasi terbaru mereka.
Selain itu, merek berbasis teknologi seperti Huawei (Harmony Intelligent Mobility), Nio, Xpeng, Li Auto, Xiaomi, dan Leapmotor akan menunjukkan perkembangan kendaraan listrik, sistem cerdas, hingga teknologi hidrogen.
BYD bersama sub-mereknya seperti Denza, Yangwang, dan Fangchengbao diprediksi menjadi sorotan dengan berbagai model baru, termasuk lini Dynasty dan Ocean, serta SUV dan mobil listrik premium terbaru.
Fokus pada Elektrifikasi dan Teknologi Cerdas
Tak hanya kendaraan, pameran ini juga melibatkan peserta dari 21 negara yang mencakup rantai pasok dan teknologi otomotif. Fokus utama meliputi elektrifikasi kendaraan, sistem penggerak cerdas, dan arsitektur kendaraan digital.
Lebih dari 200 konferensi pers akan digelar, menghadirkan eksekutif industri, peneliti, hingga pembuat kebijakan global.
Cerminan Kekuatan Pasar Otomotif China
Skala besar pameran ini tak lepas dari dominasi pasar otomotif China. Pada 2025, produksi dan penjualan kendaraan melampaui 34 juta unit, dengan kendaraan energi baru menyumbang lebih dari 50% penjualan domestik.
Beberapa merek seperti Geely, Li Auto, Xiaomi Auto, hingga Aito menunjukkan pertumbuhan positif, sementara pemain lama dan joint venture menghadapi tekanan pasar yang semakin kompetitif.
Ajang Bergengsi Industri Otomotif Dunia
Pameran Otomotif Beijing Auto Show 2026 menjadi panggung utama transformasi industri otomotif global menuju elektrifikasi dan teknologi pintar.
Bersama pameran otomotif Auto Shanghai yang digelar bergantian setiap dua tahun, ajang ini terus menjadi barometer perkembangan otomotif dunia.
Pameran otomotif Auto Shanghai 2025. (Foto: Xiaomi via CarNewsChina)