RUU Perampasan Aset Bisa Mengancam Publik, Feri Amsari: Drafnya Aja Gak Dibagi!
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari mempertanyakan proses pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset y...
RUU Perampasan Aset menjadi sorotan karena dinilai penting untuk memperkuat pemberantasan korupsi, tindak pidana ekonomi, dan pemulihan aset hasil kejahatan. Di tengah dorongan agar pembahasannya segera diselesaikan, muncul pula kekhawatiran terkait potensi penyalahgunaan kewenangan, perlindungan hak kepemilikan, serta mekanisme pengawasan. “Suara Nusantara” akan membahas sejauh mana RUU ini mampu memperkuat penegakan hukum tanpa mengabaikan kepastian hukum dan hak warga negara.
Suara nusantara hadir sebagai wadah suara masyarakat dalam forum dialog nasional yang mempertemukan masyarakat, pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan tokoh publik membahas isu hangat dari berbagai sudut pandang berbasis fakta, lalu ditutup dengan solusi yang dapat dipahami masyarakat.
Maraknya kasus korupsi, termasuk yang menyeret aparat penegak hukum, kembali memicu desakan agar koruptor dijatuhi hukuman paling berat. Namun, penerapan pidana mati masih menimbulkan perdebatan dari sisi efektivitas, dasar hukum, hak asasi manusia, serta kemampuan negara memulihkan kerugian publik. Suara Nusantara akan mempertemukan pandangan pro, kontra, dan penengah untuk menguji: apakah hukuman mati benar-benar menjadi solusi bagi darurat korupsi di Indonesia?
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari mempertanyakan proses pembentukan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset y...
Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) periode 2002-2011, Yunus Husein, mengungkapkan ...
Tenaga Ahli Utama Bakom RI Hariqo Satria dan mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yu...
Karenanya ia menolak RUU Perampasan Aset disahkan.