Antisipasi Lonjakan Arus Mudik, JTT Dukung Rekayasa Lalu Lintas One Way Lokal KM 70 s.d KM 263 Atas Diskresi Kepolisian

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 19:00
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan sebanyak 1.623.619 kendaraan tercatat keluar dan masuk wilayah Jabotabek selama 5 hari pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026 yaitu pada periode 13-17 Februari 2026. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyampaikan sebanyak 1.623.619 kendaraan tercatat keluar dan masuk wilayah Jabotabek selama 5 hari pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026 yaitu pada periode 13-17 Februari 2026. (Istimewa)

Ntvnews.id, Cikampek - Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas pada periode arus mudik Idulfitri 1447H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mendukung rekayasa lalu lintas one way lokal mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang pada pukul 15.18 WIB atas diskresi Kepolisian, Jumat, 17 Maret 2026.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Jasa Marga Group, Kepolisian, dan Kementerian Perhubungan dalam menjaga kelancaran distribusi kendaraan menuju arah Timur Trans Jawa, khususnya pada periode puncak arus mudik.

JTT telah melakukan berbagai kesiapan operasional di sepanjang ruas Trans Jawa guna mendukung kelancaran pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way. Kesiapan tersebut meliputi penyiapan rambu dan traffic cone sebagai pendukung skema pengaturan lalu lintas, penempatan petugas layanan lalu lintas dan pengamanan di titik-titik strategis, serta optimalisasi kapasitas gerbang tol melalui penyiagaan gardu.

Selain itu, JTT juga melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian terkait pengaturan buka-tutup akses masuk, serta memastikan kesiapan layanan derek, ambulans, dan patroli jalan tol yang siaga selama 24 jam untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026, Simak Waktu One Way Supaya Tidak Kejebak

Selain itu, JTT juga memastikan kesiapan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau rest area, termasuk pengaturan kapasitas melalui mekanisme buka-tutup secara situasional guna menghindari kepadatan kendaraan di dalam rest area.

VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jalan selama periode mudik.

“JTT bersama stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, termasuk dukungan terhadap penerapan rekayasa lalu lintas one way secara situasional. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan dan kelancaran bersama,” ujar Ria.

Baca Juga: Korlantas Siapkan One Way Nasional Saat Puncak Arus Mudik 18 Maret

JTT juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta memanfaatkan potongan tarif tol yang berlaku pada periode tertentu guna mendistribusikan waktu perjalanan lebih merata.

Sebagai informasi, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi Travoy serta menghubungi One Call Center Jasa Marga di nomor 133 untuk mendapatkan informasi terkini seputar perjalanan di jalan tol.

x|close