Ntvnews.id, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, melaporkan sebanyak 1.702.500 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H+2 Idulfitri 1447 Hijriah atau 11–23 Maret 2026. Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.
Rivan menjelaskan, Rabu, 25 Maret 2026, jumlah tersebut setara 50,16 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan akan kembali ke Jabotabek hingga akhir periode arus balik pada 31 Maret 2026. Berdasarkan distribusinya, arus kendaraan masih didominasi dari arah timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung, dengan kontribusi mencapai 696.748 kendaraan atau 40,9 persen.
Sementara itu, arus dari arah barat (Merak) tercatat sebanyak 568.159 kendaraan atau 33,4 persen, dan dari arah selatan (Puncak) mencapai 437.593 kendaraan atau 25,7 persen.
Meski demikian, seluruh pergerakan kendaraan tersebut tercatat lebih rendah dibandingkan kondisi lalu lintas normal di masing-masing jalur.
Secara rinci, kendaraan dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 309.156 unit atau turun 15,2 persen dari kondisi normal. Sedangkan dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 387.592 kendaraan, lebih rendah 7,1 persen. Secara total, arus dari arah timur tercatat turun 10,9 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Adapun dari arah barat melalui GT Cikupa, jumlah kendaraan mencapai 568.159 unit atau turun 4,9 persen, sedangkan dari arah selatan melalui GT Ciawi tercatat 437.593 kendaraan atau lebih rendah 5,6 persen dibandingkan kondisi normal.
Rivan mengungkapkan bahwa tren arus balik mulai mengalami peningkatan sejak H+2 Lebaran 2026.
“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” ujar Rivan.
Pada H+2 Idulfitri atau Senin, 23 Maret 2026, volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui empat gerbang tol utama mencapai 225.293 kendaraan. Angka ini melonjak 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat sebanyak 129.695 kendaraan.
Baca Juga: Terpopuler: Latihan Perdana Timnas Indonesia, Gelombang Pertama Arus Balik 2026
Lonjakan tertinggi terjadi di GT Cikampek Utama dengan volume mencapai 75.837 kendaraan, atau meningkat hingga 197,7 persen dibandingkan kondisi normal.
Seiring peningkatan tersebut, Jasa Marga mengoptimalkan layanan di berbagai ruas tol, termasuk pengoperasian gardu tambahan, penyiagaan armada layanan, serta pengaturan lalu lintas secara situasional bekerja sama dengan kepolisian.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan jalur fungsional untuk mendukung distribusi kendaraan serta memastikan kesiapsiagaan petugas selama 24 jam di lapangan.
“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk dapat mempersiapkan perjalanan dengan matang pada periode arus balik ini, di antaranya dengan memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan dan mematuhi aturan lalu lintas dan arahan petugas di lapangan. Untuk memperoleh informasi lalu lintas dan membantu perencanaan perjalanan, masyarakat dapat menggunakan aplikasi Travoy dan menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 133,” jelas Rivan.
Baca Juga: Jasa Marga Catat 2,43 Juta Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara Saat Lebaran 2026
Bagi masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu, disarankan untuk mengatur ulang jadwal perjalanan pada periode Work From Anywhere (WFA) tanggal 25-27 Maret 2026 guna menghindari puncak kepadatan.
Selain itu, pengguna jalan juga dapat memanfaatkan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26-27 Maret 2026 di sembilan ruas tol Jasa Marga Group dengan skema perjalanan menerus.
“Melalui perencanaan perjalanan yang matang oleh pengguna jalan dan penguatan kolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait, diharapkan perjalanan periode arus balik ini berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan,” tutup Rivan.
(Sumber: Antara)
Jasa Marga melaporkan volume lalu lintas yang kembali ke wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H+2 libur Idulfitri 1447 H/2026 atau 11-23 Maret 2026 mencapai 1.702.500 kendaraan, Jakarta, Selasa (24/3/2026). ANTARA/HO-Jasa Marga (Antara)