Trump Umumkan Pasukan AS Berhasil Tangkap Presiden Venezuela

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jan 2026, 18:35
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py) Arsip - Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akui sudah melakukan serangan besar-besadan ke Venezuela pada Sabtu, 3 Januari 2026. Ia juga menyebutkan bahwa pasukan AS telah berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan besar-besaran terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya, ditangkap dan diterbangkan ke luar negeri. Operasi ini dilakukan bersama dengan Penegak Hukum AS," tulis Trump dalam sebuah postingan di Truth Social, 3 Januari 2026.

Trump menyatakan Maduro beserta istrinya sedang diterbangkan keluar dari wilayah Venezuela. Pengumuman ini disebut menjadi puncak tekanan berbulan-bulan pemerintahan Trump untuk menggulingkan Maduro.

"Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan penegak hukum AS. Detail akan menyusul. Akan ada konferensi pers hari ini pukul 11 pagi, di Mar-a-Lago. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" Presiden DONALD J. TRUMP.

Dikabarkan sebelumnya bahwa militer AS dilaporkan melancarkan serangan di Caracas dan sejumlah wilayah Venezuela lainnya, termasuk ledakan di pangkalan militer utama Fortuna.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López mengumumkan pengerahan pasukan militer di seluruh negeri dalam sebuah video yang diunggah ke media sosial pada Sabtu pagi, setelah militer AS melakukan serangan.

"Mereka telah menyerang kita tetapi mereka tidak akan menundukkan kita," katanya.

x|close