Trump Ngotot Caplok Greenland, Tak Peduli Lewat Cara Mudah atau Sulit

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jan 2026, 06:32
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa. Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Xinhua/Hu Yousong/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menegaskan sikap kerasnya terkait rencana pengambilalihan Greenland. Ia menyatakan siap turun tangan langsung dan tidak mempermasalahkan apakah langkah tersebut ditempuh lewat jalur damai maupun cara yang lebih keras.

“Saya ingin membuat kesepakatan, Anda tahu, dengan cara yang mudah. Tetapi jika kita tidak melakukannya dengan cara yang mudah, kita akan melakukannya dengan cara yang sulit,” kata Trump dalam pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih, seperti dilansir AFP, Sabtu (10/1/2026).

Trump berulang kali menekankan bahwa penguasaan Greenland memiliki nilai strategis yang sangat besar bagi Amerika Serikat. Menurutnya, pulau kaya sumber daya mineral itu krusial untuk menjaga keamanan nasional, terutama di tengah meningkatnya aktivitas militer Rusia dan China di kawasan Arktik.

Baca Juga: Trump Batalkan Rencana Serangan Gelombang 2 ke Venezuela

Sikap ngotot Trump ini bukan kali pertama disampaikan. Sebelumnya, ia bahkan membuka kemungkinan penggunaan kekuatan militer sebagai salah satu opsi akuisisi Greenland. Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, yang menyebut isu Greenland masuk dalam prioritas utama kebijakan keamanan nasional AS.

“Presiden Trump telah menyatakan dengan jelas bahwa mengakuisisi Greenland adalah prioritas keamanan nasional Amerika Serikat, dan sangat penting untuk mencegah musuh kita di wilayah Arktik,” ujar Karoline Leavitt dalam pernyataannya kepada AFP.

Leavitt menambahkan, hingga kini Trump bersama timnya masih terus mengkaji berbagai langkah yang dapat ditempuh demi merealisasikan ambisi tersebut. Salah satu opsi yang tetap terbuka adalah pengerahan kekuatan militer.

“Presiden dan timnya sedang membahas berbagai opsi untuk mengejar tujuan kebijakan luar negeri yang penting ini, dan tentu saja, penggunaan militer AS selalu menjadi pilihan yang tersedia bagi panglima tertinggi,” ucapnya.

x|close