A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 0

Filename: helpers/banner_helper.php

Line Number: 103

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 103
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 81
Function: gpt

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 116
Function: gen_ads

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Prabowo Undang 16 Ormas Islam ke Hambalang - Ntvnews.id

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: gpt

Filename: banner/gpt.php

Line Number: 1

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/views/banner/gpt.php
Line: 1
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/helpers/banner_helper.php
Line: 82
Function: view

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 116
Function: gen_ads

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Prabowo Undang 16 Ormas Islam ke Hambalang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Agu 2025, 19:52
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Biropers)

Ntvnews.id, Bogor - Presiden Prabowo Subianto mengundang 16 organisasi masyarakat (ormas) Islam ke kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu. Pertemuan tersebut membahas tantangan kebangsaan sekaligus mencari cara efektif menjaga situasi nasional tetap damai dan kondusif.

Informasi mengenai pertemuan itu disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII), Nasrullah Larada, melalui keterangan resminya yang diterima NTVnews.id di Jakarta pada Sabtu malam. Hingga berita ini diturunkan, pihak Istana, termasuk Juru Bicara Presiden Prasetyo Hadi, belum memberikan tanggapan terkait agenda Presiden Prabowo bersama 16 ormas Islam tersebut, yang di antaranya dihadiri oleh Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), al-Irsyad, Persatuan Islam, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Nasrullah menilai dialog Presiden dengan ormas Islam merupakan langkah yang patut diapresiasi, karena dapat memperkuat upaya menjaga stabilitas dalam negeri.

Baca Juga: Kapolri Tegaskan Aksi Unjuk Rasa Wajib Sesuai Aturan UU Nomor 9 Tahun 1998

"Pertemuan ini adalah sinyal yang sangat positif dan tepat bagi bangsa kita. Di saat suasana memanas, justru komunikasi dan silaturahmi antarelemen bangsa harus kita perkuat. Keluarga Besar PII percaya bahwa jalan dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa, bukan dengan aksi anarkis dan vandalisme yang justru merugikan kita semua, dan menodai nilai-nilai keadilan yang kita perjuangkan," kata Nasrullah Larada selepas pertemuan.

Dalam kesempatan tersebut, Nasrullah menyebut Presiden Prabowo mengajak seluruh ormas Islam untuk bekerja sama dengan pemerintah menjaga ketertiban masyarakat. PII, kata Nasrullah, sepenuhnya mendukung ajakan itu.

Ia menambahkan, instruksi juga diberikan kepada seluruh kader, aktivis, dan alumni PII, termasuk generasi muda serta masyarakat luas, agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

"Kepada seluruh elemen bangsa, mari kita jaga bersama suasana yang kondusif. Kita kembalikan segala perbedaan pendapat kepada koridor hukum dan konstitusi. Aksi kekerasan, pembakaran, dan perusakan fasilitas umum dan negara bukanlah solusi, melainkan awal dari kehancuran. Mari kita wujudkan perdamaian melalui dialog dan persaudaraan," ujarnya.

Basc Juga: Stafsus Wapres Bantah Isu Gibran Main Padel Saat Aksi Demo Berlangsung

Diketahui, ketegangan di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta, meningkat akibat bentrokan antara massa aksi dengan aparat. Aksi protes yang awalnya menolak tunjangan rumah anggota DPR RI, kemudian beralih pada insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang menewaskan Affan Kurniawan, pengemudi ojek online berusia 21 tahun.

Tragedi tersebut memicu gelombang protes lanjutan sejak Kamis, 28 Agustus 2025 hingga Sabtu siang.

Menanggapi kasus itu, Nasrullah menegaskan bahwa PII menuntut penyelidikan transparan oleh aparat penegak hukum.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya saudara kita. Kami mendorong aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional dan transparan dalam mengusut tuntas peristiwa ini agar keadilan benar-benar ditegakkan dan tidak ada pihak yang merasa dikorbankan," ujarnya.

Berdasarkan foto yang beredar, hadir pula Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof. Abdul Mu’ti dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf. Keduanya saat ini menjabat sebagai menteri dalam Kabinet Merah Putih, yakni Abdul Mu’ti sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, sementara Saifullah Yusuf menjabat Menteri Sosial.

Selain berdialog dengan perwakilan ormas Islam, Presiden Prabowo di Hambalang juga mengadakan rapat terbatas dengan sejumlah menteri, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

x|close