Ntvnews.id, Jakarta - YouTube resmi memperketat transparansi terhadap konten yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Platform video terbesar di dunia itu kini akan menampilkan label khusus pada video yang dibuat atau dimodifikasi secara signifikan dengan teknologi AI.
Dikutip dari GSM Arena, Kamis (28/5/2026), kebijakan baru ini mulai diberlakukan untuk seluruh video yang diunggah ke YouTube.
Pada video berdurasi panjang, label AI akan muncul di bawah pemutar video dan di atas kolom deskripsi.
Sementara untuk video pendek atau Shorts, label akan tampil langsung sebagai overlay pada video.
YouTube menjelaskan kreator tetap diwajibkan menandai konten mereka apabila dibuat menggunakan AI.
Baca Juga: YouTube Terapkan Batas Usia 16 Tahun di Indonesia, Pemerintah Pastikan Kepatuhan PP TUNAS
Namun, kini YouTube juga menghadirkan sistem deteksi otomatis yang mampu mengidentifikasi video berbasis AI meskipun tidak diberi tanda secara manual oleh pembuat konten.
Jika sebuah video salah terdeteksi sebagai konten AI, kreator dapat memperbarui status pengungkapannya melalui YouTube Studio.
Meski demikian, label AI akan tetap ditampilkan apabila video dibuat menggunakan alat AI milik YouTube sendiri, seperti Veo dan Dream Screen, atau mengandung metadata C2PA.
Menurut YouTube, pemberian label tersebut tidak akan memengaruhi sistem rekomendasi maupun monetisasi video.
Langkah ini dilakukan semata untuk meningkatkan transparansi dan membantu penonton mengetahui apakah sebuah konten dibuat dengan bantuan teknologi AI.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya YouTube dalam menghadapi meningkatnya penggunaan AI generatif di platform digital sekaligus menjaga kepercayaan pengguna terhadap konten yang mereka konsumsi.
Ilustrasi. Siluet pengguna perangkat mobile terlihat di sebelah proyeksi layar logo YouTube. (Foto: Reuters)