A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Menilik Jejak-jejak Keberlanjutan AMMAN dalam Membangun Masa Depan Indonesia - Ntvnews.id

Menilik Jejak-jejak Keberlanjutan AMMAN dalam Membangun Masa Depan Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jun 2026, 10:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
komitmen keberlanjutan AMMAN diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional komitmen keberlanjutan AMMAN diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional (AMMAN)

Ntvnews.id, Jakarta - Di tengah tuntutan global terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, perusahaan tambang tidak lagi hanya diukur dari besarnya produksi atau kontribusi ekonominya. Kemampuan perusahaan dalam menjaga lingkungan, memberdayakan masyarakat, serta menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan kini menjadi indikator utama keberhasilan industri ekstraktif modern.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), salah satu perusahaan pertambangan tembaga dan emas terbesar di Indonesia, berupaya menjawab tantangan tersebut melalui berbagai program keberlanjutan yang tertuang dalam Sustainability Report 2025. Laporan tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan berusaha menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan, khususnya di wilayah operasionalnya di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Keberlanjutan di AMMAN dibangun di atas empat pilar utama, yakni menjunjung tinggi etika, memajukan sumber daya manusia, melestarikan lingkungan, serta mengelola sumber daya secara bertanggung jawab. Keempat pilar tersebut menjadi landasan berbagai program sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dijalankan perusahaan.

Membangun Dampak Sosial Melalui Program Pemberdayaan

AMMAN menempatkan masyarakat lokal sebagai bagian penting dalam strategi pembangunan berkelanjutan. Pada 2025, perusahaan mengalokasikan dana sebesar 5,6 juta dolar AS untuk program pengembangan masyarakat atau community development expenditure.

Program-program tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi lokal, hingga pembangunan kapasitas sumber daya manusia. Pendekatan yang diterapkan tidak hanya berbasis bantuan, melainkan juga pemberdayaan agar masyarakat memiliki kemampuan mandiri dalam jangka panjang.

Dalam aspek ketenagakerjaan, AMMAN mencatat total 2.875 karyawan tetap dan melibatkan sebanyak 24.667 pekerja di seluruh operasionalnya sepanjang 2025. Angka tersebut menunjukkan kontribusi signifikan perusahaan dalam penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah sekitar tambang.

Baca Juga: Prabowo Ajak Elite Bangsa Bersatu: Negara Maju Lahir dari Kerja Sama, Bukan Pertikaian

Selain menciptakan lapangan pekerjaan, perusahaan juga memperkuat kapasitas tenaga kerja melalui berbagai program pelatihan. Pada 2025, total jam pelatihan keselamatan, kesehatan, lingkungan, dan tanggap darurat bagi karyawan maupun kontraktor mencapai 572.410 jam, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia ini menjadi bagian penting dari strategi AMMAN untuk memastikan keberlanjutan operasional sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional.

Program Sosial yang Menjangkau Berbagai Lapisan Masyarakat

Komitmen sosial AMMAN juga tercermin melalui berbagai program inklusi sosial dan kesejahteraan masyarakat yang melibatkan langsung karyawan dan masyarakat sekitar.

Melalui program sukarela, karyawan AMMAN berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial seperti bantuan bagi penyandang disabilitas, layanan kesehatan masyarakat, donor darah, hingga bantuan darurat bagi korban bencana. Program-program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan bantuan langsung, tetapi juga membangun ketahanan sosial di tingkat komunitas.

Di bidang pendidikan, perusahaan menjalankan berbagai program transfer pengetahuan melalui kegiatan literasi, pelatihan vokasi, pendampingan sekolah, hingga menghadirkan karyawan sebagai narasumber dan mentor.

Program pendidikan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja lokal serta memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas. Melalui pendekatan ini, AMMAN berupaya memastikan bahwa manfaat pembangunan tidak berhenti pada generasi saat ini, tetapi juga dapat dirasakan oleh generasi berikutnya.

Keterlibatan masyarakat dalam berbagai program sosial juga tercermin dari jumlah proyek pengembangan masyarakat yang dijalankan perusahaan. Sepanjang 2025, AMMAN melaksanakan 547 proyek pengembangan masyarakat dan kegiatan donasi, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan 2024 yang mencapai 278 proyek.

Menjaga Lingkungan di Tengah Aktivitas Pertambangan

Bangsa <b>(AMMAN)</b> Bangsa (AMMAN)

Sebagai perusahaan pertambangan, tantangan terbesar AMMAN adalah menjaga keseimbangan antara aktivitas produksi dan perlindungan lingkungan.

Dalam laporan keberlanjutan 2025, perusahaan menegaskan komitmennya untuk meminimalkan dampak lingkungan melalui peningkatan efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, serta perlindungan keanekaragaman hayati.

Salah satu capaian penting terlihat pada program reklamasi lahan pascatambang. Hingga 2025, total area reklamasi yang berhasil dilakukan AMMAN mencapai 92,67 hektare, meningkat dibandingkan 79,57 hektare pada tahun sebelumnya.

Reklamasi menjadi bagian krusial dalam memastikan kawasan yang telah digunakan untuk aktivitas pertambangan dapat dipulihkan kembali fungsi ekologisnya. Upaya ini juga dilakukan dengan memperhatikan aspek konservasi biodiversitas dan rehabilitasi ekosistem lokal.

Dalam aspek pengelolaan emisi, AMMAN mencatat emisi gas rumah kaca (scope 1) sebesar 1.778.955 ton CO2 ekuivalen pada 2025. Meskipun mengalami kenaikan dibandingkan 2024, perusahaan terus melakukan berbagai upaya mitigasi melalui efisiensi energi dan pemanfaatan sumber energi terbarukan.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah penggunaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Pemanfaatan energi surya tersebut mampu mengurangi emisi karbon hingga 34.794 ton CO2 ekuivalen sepanjang tahun.

Energi Terbarukan dan Efisiensi Operasional

AMMAN juga terus memperluas penggunaan energi terbarukan sebagai bagian dari strategi transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Pada 2025, total konsumsi energi perusahaan mencapai 22,56 juta gigajoule. Dari jumlah tersebut, penggunaan energi terbarukan mencapai 3,72 juta gigajoule, meningkat signifikan dibandingkan 2023 yang tercatat sebesar 2,33 juta gigajoule.

Baca Juga: Bakom Ungkap Visi Prabowo: Anak Indonesia Harus Cerdas dan Sehat di 2045

Peningkatan porsi energi bersih ini menjadi indikator penting bahwa transformasi menuju operasi pertambangan yang lebih berkelanjutan mulai berjalan secara bertahap.

Selain itu, perusahaan mengalokasikan pengeluaran lingkungan hidup sebesar 42,8 juta dolar AS pada 2025, meningkat dibandingkan 31,3 juta dolar AS pada tahun sebelumnya. Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program pengelolaan lingkungan, mulai dari konservasi sumber daya air, pengendalian pencemaran, pengelolaan limbah, hingga perlindungan keanekaragaman hayati.

Pengelolaan Air dan Limbah Secara Bertanggung Jawab

Air merupakan salah satu sumber daya paling vital dalam industri pertambangan. Karena itu, pengelolaan sumber daya air menjadi salah satu fokus utama strategi keberlanjutan AMMAN.

Pada 2025, total pengambilan air perusahaan mencapai 312,5 juta meter kubik. Perusahaan menerapkan berbagai langkah efisiensi dan konservasi guna memastikan keberlanjutan ketersediaan sumber daya air, terutama bagi masyarakat sekitar.

Di sisi lain, total limbah mineral dan nonmineral yang dikelola perusahaan tercatat mencapai 275,17 juta ton. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan 329,20 juta ton pada 2024.

Penurunan volume limbah ini menunjukkan upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat sistem pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab.

Kontribusi terhadap Pembangunan Nasional dan Daerah

komitmen keberlanjutan AMMAN diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional <b>(AMMAN)</b> komitmen keberlanjutan AMMAN diwujudkan melalui pemberdayaan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi nasional (AMMAN)

Selain memberikan dampak langsung terhadap masyarakat sekitar, keberadaan AMMAN juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi regional maupun nasional.

Kontribusi tersebut tercermin dari penciptaan lapangan kerja, pengembangan usaha lokal, pembayaran pajak dan retribusi, serta berbagai investasi sosial yang dilakukan perusahaan.

Masuknya AMMAN ke fase produksi katoda tembaga pertama pada 2025 juga diproyeksikan akan memperkuat nilai tambah industri hilirisasi nasional. Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat industri pengolahan mineral di dalam negeri.

Di tingkat daerah, keberadaan AMMAN turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas usaha, pengembangan UMKM, hingga penciptaan rantai pasok berbasis masyarakat.

Menatap Masa Depan Pertambangan Berkelanjutan

Laporan Keberlanjutan 2025 menunjukkan bahwa AMMAN tidak hanya berfokus pada pencapaian target bisnis, tetapi juga berupaya membangun fondasi keberlanjutan jangka panjang.

Berbagai program sosial, pengelolaan lingkungan, hingga kontribusi ekonomi yang dilakukan perusahaan menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai bersama (shared value) antara perusahaan, masyarakat, dan lingkungan.

Di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, pendekatan keberlanjutan seperti yang dijalankan AMMAN menjadi salah satu indikator penting bahwa industri ekstraktif dapat bertransformasi menjadi sektor yang tidak hanya menghasilkan keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi Indonesia.

x|close