Menkop Kawal Pengembangan Koperasi Ponpes untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jun 2026, 17:02
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan pidato saat membuka Sarasehan Nasional MPDI di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 27 Juni 2026. Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan pidato saat membuka Sarasehan Nasional MPDI di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 27 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Malang - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mengawal perkembangan koperasi pondok pesantren (ponpes) yang berada di bawah naungan Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI). Menurutnya, koperasi memiliki peran penting dalam mendorong kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren.

Saat membuka Sarasehan Nasional MPDI di Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, Ferry mengatakan, "Pondok pesantren memiliki kekuatan yang merupakan aset luar biasa karena terdapat nilai historis panjang, oleh karenanya kemandirian ekonomi di pondok pesantren begitu penting, salah satunya adalah dengan berkembangnya koperasi pondok pesantren."

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan koperasi pesantren, Kementerian Koperasi siap memfasilitasi pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). Karena itu, setiap pondok pesantren yang telah memiliki koperasi diminta memastikan kegiatan usahanya berjalan dengan jelas dan terarah.

Baca Juga: AHY Sebut Pembangunan Kembali Ponpes Al Khoziny Sudah Lampaui 50 Persen

Ferry menjelaskan MPDI telah membentuk koperasi sekunder yang nantinya berfungsi sebagai offtaker produk-produk dari koperasi primer milik pondok pesantren. Bahkan, hasil produksi koperasi tersebut juga berpeluang menjadi pemasok bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

"Jadi memang perlu dibangun ekosistem yang baik, karena saya meyakini kekuatan potensi koperasi pondok pesantren," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum MPDI KH Ayi Abdul Rosyid mengungkapkan bahwa dari lebih dari 300 pondok pesantren yang berada di bawah naungan MPDI di seluruh Indonesia, baru sekitar 10 persen atau sekitar 30 pesantren yang telah memiliki koperasi, namun perkembangannya masih belum optimal.

Melalui kegiatan tersebut, MPDI berharap dapat memperkuat kerja sama dengan pemerintah guna meningkatkan tata kelola sekaligus mendorong pengembangan koperasi pondok pesantren. Mengenai peluang pemasaran produk ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan kementerian terkait.

Baca Juga: KSP dan Kemenkop Evaluasi Koperasi Merah Putih, Perpres Operasionalisasi Didorong Segera Terbit

"Kami mendorong pesantren supaya memiliki produk untuk dikolaborasikan dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," tuturnya.

(Sumber: Antara)

x|close