Apple Dikabarkan Uji RAM Buatan China, Hanya untuk iPhone yang Dijual di Tiongkok?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 10:40
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Logo Apple di Apple Store di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. (Foto: Reuters/Brendan McDermid) Logo Apple di Apple Store di Brooklyn, New York, Amerika Serikat. (Foto: Reuters/Brendan McDermid) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Apple dikabarkan mulai menguji chip RAM (DRAM) buatan perusahaan asal China, ChangXin Memory Technologies (CXMT). 

Kabar ini muncul hanya beberapa hari setelah laporan yang menyebut raksasa teknologi asal Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) tersebut tengah mempertimbangkan penggunaan memori dari CXMT dan Yangtze Memory Technologies (YMTC).

Laporan terbaru, seperti dikutip dari GSM Arena, Kamis (9/7/2026), menyebutkan Apple telah melakukan pengujian terhadap chip DRAM produksi CXMT. 

Namun, ada satu hal yang menarik perhatian. Apple disebut hanya akan menggunakan RAM buatan Tiongkok untuk perangkat yang dipasarkan di China.

Strategi tersebut diyakini sebagai langkah untuk mengurangi potensi tekanan politik dari pemerintah Amerika Serikat. 

Pasalnya, CXMT dan YMTC telah masuk dalam Entity List pemerintah AS, yaitu daftar perusahaan yang dianggap memiliki keterkaitan dengan militer Tiongkok.

Baca Juga: iPhone Ultra Bisa Langsung Sold Out, Analis Prediksi Pengiriman Mundur

Meski bekerja sama dengan perusahaan dalam daftar tersebut tidak sepenuhnya dilarang, keputusan itu berpotensi memicu sorotan dan memengaruhi citra Apple. 

Dengan membatasi penggunaan RAM buatan China hanya untuk perangkat yang dijual di pasar domestik China, Apple dinilai dapat meminimalkan risiko konflik dengan pemerintah AS, termasuk pemerintahan Presiden Donald Trump.

Di sisi lain, langkah Apple juga disebut dipengaruhi oleh kondisi pasar memori global. Permintaan chip DRAM untuk kebutuhan pusat data dan kecerdasan buatan (AI) terus meningkat sehingga menyerap sebagian besar pasokan dari produsen memori di luar Tiongkok.

Sebenarnya, ketertarikan Apple terhadap industri memori China bukanlah hal baru. Sejak 2022, perusahaan tersebut dilaporkan telah mengevaluasi chip NAND buatan YMTC sebagai salah satu opsi rantai pasoknya. 

Hal ini menunjukkan Apple telah memantau perkembangan teknologi memori Tiongkok selama beberapa tahun terakhir.

Kendati demikian, hingga kini Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan pengujian RAM buatan China maupun rencana penggunaannya pada produk-produk mendatang.

x|close