Tak Masalah Anak Orang Kaya Tolak MBG, Purbaya: Kalau mereka Nggak Mau, Ya Sudah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jul 2026, 12:24
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait anak-anak dari keluarga mampu memilih tidak menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait anak-anak dari keluarga mampu memilih tidak menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons terkait anak-anak dari keluarga mampu memilih tidak menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Bendahara Negara itu menegaskan mekanisme pelaksanaan kebijakan tersebut sepenuhnya berada di bawah kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia mengaku belum mengetahui secara rinci prosedur terkait wacana tidak diberikannya MBG kepada anak-anak dari keluarga kaya. 

Menurutnya, seluruh aspek teknis pelaksanaan program dikelola oleh BGN, termasuk koordinasi dengan sekolah-sekolah.

"Saya nggak tahu detailnya seperti apa, saya harus tanya ke Kepala MBG gimana prosedurnya. Itu kan mereka yang kendalikan sekolahnya. Kalau ada anak orang kaya, berarti sekolah-sekolah yang bagus-bagus," ucap Purbaya, Kamis 23 Juli 2026.

Baca juga: Purbaya Buka Peluang PIP dan SMI Dukung Pembiayaan Koperasi Pengelola Tambang PBNU

Baca juga: Purbaya Sambangi Kantor PBNU, Ada Apa?

Lebih lanjut, ia mengatakan apabila ada sekolah atau siswa yang memutuskan tidak menerima MBG, pemerintah tidak akan mempermasalahkannya.

"Mungkin nanti kalau mereka bilang mereka nggak mau, ya sudah. Dikasih katanya gitu, tapi teknisnya tanya mereka ya," jelasnya.

Purbaya juga menilai apabila jumlah penerima MBG berkurang maka anggaran yang tidak terpakai dapat menjadi bentuk penghematan. Namun, ia belum dapat memastikan besaran efisiensi anggaran tersebut.

"Pasti ada kurang kalau gitu dengan penghematan lah, bukan potongan. Tapi tergantung mereka gimana teknisnya nanti," tandasnya.

x|close