Ntvnews.id, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas serta memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergiat di dalam ekosistem batik nasional.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 2 September 2026, menyampaikan bahwa batik memegang peranan ganda yang tidak hanya bernilai budaya tinggi, tetapi juga menjadi roda penggerak ekonomi yang melibatkan banyak perajin serta pelaku UMKM.
“Karena itu, pelestarian batik perlu berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas usaha, perluasan pasar, dan keberlanjutan para pelakunya,” ujar Okki.
Ia memaparkan bahwa wujud nyata komitmen tersebut dijalankan melalui berbagai bentuk pendampingan, mulai dari keikutsertaan dalam ajang kebudayaan hingga program pemberdayaan bisnis secara berkala. Melalui langkah ini, BNI berupaya membukakan ruang yang lebih luas agar produk batik dan kriya nusantara semakin dikenal publik sekaligus memiliki daya dorong untuk berkembang.
Salah satu implementasi konkret dari komitmen tersebut terlihat saat BNI berpartisipasi dalam ajang Puspa Nuswantara 2026 yang dihelat di Jakarta pada Juli lalu. Dalam kesempatan itu, bank pelat merah ini memboyong sejumlah UMKM binaan guna memperluas eksposur produk batik dan kriya daerah.
Selain pameran, BNI juga aktif mendorong peningkatan kapasitas perajin lewat program pelatihan dan pendampingan. Fokus pembinaan ini mencakup pengembangan kualitas produk hingga penerapan praktik bisnis yang berkelanjutan agar para pelaku usaha mampu terus berinovasi dan bersaing di pasar yang kompetitif.
“Pelestarian budaya tidak berhenti pada menjaga warisan yang sudah ada, tetapi juga bagaimana memastikan para pelaku di dalamnya dapat terus berkembang. Karena itu, kami berupaya menghubungkan pelestarian budaya dengan pemberdayaan UMKM, pengembangan produk, dan perluasan pasar,” jelas Okki.
Ia menambahkan, sebagai bagian dari korporasi Badan Usaha Milik Negara di bawah ekosistem Danantara Indonesia, BNI konsisten memberikan dukungan terhadap penguatan sektor-sektor produktif, termasuk industri kreatif berbasis kebudayaan yang tumbuh subur di berbagai daerah. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas UMKM sekaligus mengantar produk budaya Indonesia ke kancah yang lebih kompetitif.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi UMKM pengrajin batik binaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI. (ANTARA)