LNG Abadi Masela: Pilar Baru Kedaulatan Energi Nasional dari Timur Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 13:24
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
LNG Abadi Masela: Pilar Baru Kedaulatan Energi Nasional dari Timur Indonesia LNG Abadi Masela: Pilar Baru Kedaulatan Energi Nasional dari Timur Indonesia

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memaparkan nilai strategis serta dampak positif dari dimulainya pembangunan proyek LNG Abadi Blok Masela bagi ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Kehadiran proyek lepas pantai terbesar dalam sejarah Indonesia ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat pasokan energi dalam negeri, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, merespons wajarnya perhatian publik mengenai siapa yang paling diuntungkan dari proyek berskala besar tersebut. Keberhasilan sebuah Proyek Strategis Nasional (PSN) dinilai tidak cukup hanya diukur dari angka investasinya, melainkan dari sejauh mana dampaknya menghadirkan kesejahteraan nyata di daerah operasional.

"Keberhasilan PSN sesungguhnya tidak hanya diukur dari nilai investasinya, tetapi sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat lokal," kata Dwi Anggia melalui keterangan resmi, Rabu, 29 Juli 2026.

Proyek LNG Abadi Blok Masela yang resmi diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 16 Juli 2026 ini mencatatkan nilai investasi fantastis mencapai USD20,9 miliar atau sekitar Rp340 triliun. Fasilitas ini diproyeksikan bakal menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, 150 juta kaki kubik gas pipa per hari, serta 35.000 barel kondensat per hari.

Baca juga:Pemerintah Pastikan Proyek LNG Abadi Masela Menggerakkan Roda Perekonomian Daerah

Untuk memastikan kekayaan alam tersebut kembali kepada rakyat, pemerintah menetapkan aturan tegas bahwa minimal 60 persen dari total produksi LNG Abadi Blok Masela wajib dialokasikan untuk kebutuhan domestik. Pasokan ini ditujukan untuk menyokong industri vital nasional, mulai dari pabrik pupuk hingga pembangkit listrik.

Menariknya, LNG Abadi Blok Masela juga mencatatkan sejarah baru dalam komitmen transisi energi bersih di tanah air. Proyek ini menjadi salah satu pionir yang mengintegrasikan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) secara bersamaan dalam fase produksinya untuk menekan emisi karbon.

"Artinya, proyek ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tapi menjadi wujud komitmen Indonesia menuju transisi energi bersih dan berkelanjutan," tutur Dwi Anggia.

Dari sisi dampak ekonomi daerah, proyek ini diproyeksikan akan menyerap hingga 12.000 lapangan pekerjaan. Pemerintah juga telah menyiapkan program pendidikan serta pelatihan vokasi khusus bagi putra-putri Kepulauan Tanimbar agar siap menjadi pemain utama di tanah kelahirannya sendiri.

Baca juga: Prabowo Apresiasi Sinergi Semua Pihak Wujudkan Proyek LNG Abadi Masela

"LNG Abadi Blok Masela adalah bukti bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya berpusat di satu wilayah. Dari Kepulauan Tanimbar, kita sedang membangun fondasi baru bagi ketahanan energi nasional," tegas Dwi Anggia.

x|close