AHY Dorong Infrastruktur Berkelanjutan Sebagai Arah Baru Pembangunan Nasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Jul 2026, 21:30
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta (Antara)


Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur harus berperan sebagai fondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang merata dan inklusif, sekaligus tetap memperhatikan keberlangsungan lingkungan.

AHY menilai konsep keberlanjutan atau sustainability tidak boleh lagi dipandang sebagai unsur tambahan dalam pembangunan, melainkan harus menjadi dasar utama dalam penyusunan berbagai kebijakan nasional.

"Kita harus menghadirkan sebuah kebijakan dan strategi membangun daya tahan sebagai sebuah bangsa tapi juga daya saing. Dan ini harus mendasar pada tiga pilar," ujar AHY dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang harus menjadi perhatian dalam pembangunan. Pilar pertama adalah kemajuan ekonomi dan pertumbuhan, kemudian pilar kedua berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat, sedangkan pilar ketiga adalah menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Baca juga: AHY Dorong Kawasan KUNCI Bersama Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru

AHY mengungkapkan bahwa kondisi dunia saat ini yang diwarnai berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian geopolitik, konflik, perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi, membuat Indonesia perlu memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan daya saing.

Menurut dia, hal tersebut dapat dicapai melalui kebijakan pembangunan yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan perlindungan terhadap lingkungan.

Sebagai Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY menyebut pembangunan infrastruktur saat ini diarahkan untuk memperkuat sektor strategis seperti ketahanan pangan, energi, dan air.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperluas konektivitas antarwilayah, menjaga ketahanan lingkungan, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Baca juga: AHY Ungkap Dua Prioritas Pemerintah Hadapi Ancaman El Nino

AHY menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak hanya dilihat dari jumlah proyek yang berhasil dibangun, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat serta kemampuan infrastruktur tersebut dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

“Lingkungan hidup adalah isu yang sangat penting, sangat strategis dan global. Tapi tentu membutuhkan dukungan infrastruktur. Infrastruktur tidak hanya seberapa banyak kita membangun tapi seberapa baik manfaatnya, dampaknya, termasuk seberapa kuat daya tahan terhadap berbagai potensi bencana alam,” kata AHY.

Lebih lanjut, AHY menyatakan bahwa pembangunan berkelanjutan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, sektor usaha, akademisi, komunitas, dan media.

“Kita membutuhkan sebuah pilar, bukan hanya pilar demokrasi yang kokoh, melainkan juga untuk menghadirkan edukasi dan membangun awareness masyarakat luas tentang sustainability, tentang isu bumi dan lingkungan kita," katanya pula.

(Sumber: Antara)

x|close