PLN Pulihkan 100 Persen Kelistrikan Flores Setelah Gempa M7,7

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 10:02
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Petugas PLN berjibaku memulihkan jaringan kelistrikan Flores, Nusa Tenggara Timur, pascagempa bumi yang terjadi Petugas PLN berjibaku memulihkan jaringan kelistrikan Flores, Nusa Tenggara Timur, pascagempa bumi yang terjadi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT PLN (Persero) menyelesaikan pemulihan sistem kelistrikan di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah wilayah tersebut dilanda gempa bumi berkekuatan M7,7. Seluruh pelanggan yang sebelumnya terdampak kembali mendapatkan pasokan listrik pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 17.40 WITA.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan pemulihan dilakukan sejak gempa terjadi dengan mengerahkan petugas untuk menangani berbagai lokasi terdampak.

“Alhamdulillah, kita bisa menuntaskan pemulihan sistem kelistrikan di Flores. Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Menurut Darmawan, selesainya pemulihan jaringan listrik di Flores merupakan bagian dari komitmen PLN untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika terjadi kondisi pascabencana.

Ia juga menyebut proses tersebut dapat berjalan berkat dukungan sejumlah pihak yang turut membantu penanganan pascabencana. Darmawan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas dukungan serta koordinasi selama proses pemulihan berlangsung.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat yang ikut membantu di lapangan. Ada yang membantu membuka akses, memberikan informasi mengenai kondisi wilayah, sampai mendukung petugas ketika melakukan pemulihan. Semangat gotong royong seperti inilah yang membuat kita bisa melewati situasi yang sulit bersama-sama,” kata Darmawan.

Menurutnya, kembalinya seluruh sistem kelistrikan juga berperan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta sektor pariwisata di Labuan Bajo.

Baca Juga: BNPB Ungkap Jembatan Terdampak Gempa Flores Sudah Beroperasi Normal

“Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini. Kami ingin memastikan kelistrikan terus mendukung Labuan Bajo sebagai salah satu gerbang utama pariwisata Indonesia Timur,” ujar Darmawan.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono menjelaskan bahwa pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap dengan mengerahkan personel, material, serta berbagai peralatan ke wilayah yang terdampak.

“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.

Ia mengatakan tim di lapangan menghadapi sejumlah kendala selama proses pemulihan, salah satunya akses menuju beberapa wilayah yang terdampak gempa.

“Petugas harus melakukan pemeriksaan titik demi titik sebelum jaringan dapat dinormalkan kembali. Di beberapa lokasi, kondisi akses dan infrastruktur yang terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” ucap dia menjelaskan.

Setelah sistem kelistrikan Flores kembali pulih sepenuhnya, PLN masih menempatkan personel untuk memantau kondisi jaringan. Langkah tersebut dilakukan sekaligus untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya gangguan susulan.

Selain melakukan pemulihan jaringan, PLN juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Baca Juga: Mendagri Siapkan Penanganan Prioritas Gempa NTT

Penyaluran bantuan dilakukan dengan berkoordinasi bersama BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, serta aparat keamanan. Koordinasi tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat sesuai kebutuhan di setiap wilayah terdampak.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close