SEFAS Group Ambil Alih SPBU Shell di Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 16:40
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Warga melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025). PT Shell Indonesia (Shell) resmi mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM) guna menutup kekurangan stok di jaringan SPBU swasta dan ditargetkan stok BBM pulih pada akhir November Warga melintas di SPBU Shell di Jalan Menteng Raya, Jakarta, Kamis (27/11/2025). PT Shell Indonesia (Shell) resmi mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk pembelian 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM) guna menutup kekurangan stok di jaringan SPBU swasta dan ditargetkan stok BBM pulih pada akhir November (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - SEFAS Group sepakat mengambil alih seluruh atau 100 persen bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di Indonesia. Transaksi tersebut masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan sejumlah persyaratan.

CEO SEFAS Group Ricky Roesli mengatakan pengambilalihan tersebut menjadi langkah lanjutan perusahaan untuk memperluas bisnis di sektor ritel energi nasional.

"Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya, dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia," kata Ricky dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

Ricky menjelaskan SEFAS akan melanjutkan berbagai proses yang diperlukan untuk menyelesaikan pengambilalihan kepemilikan penuh bisnis SPBU tersebut. Penyelesaian transaksi ditargetkan berlangsung pada tahun ini.

Ia memastikan kelancaran masa transisi menjadi salah satu fokus utama perusahaan. Operasional SPBU juga akan tetap dijalankan dengan mengutamakan keamanan dan keandalan layanan.

Meskipun kepemilikan bisnis beralih kepada SEFAS, pelanggan masih akan menemukan merek Shell di Indonesia melalui skema lisensi merek. Layanan bagi pelanggan, karyawan dan mitra juga akan tetap dijaga.

Baca jugaDaftar Lengkap Harga BBM Pertamina, BP, Vivo, dan Shell per 10 Juni 2026, Mayoritas Naik

"Kepemilikan lokal memberikan landasan yang kuat bagi fase pengembangan bisnis selanjutnya. Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling terpercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang." ujarnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia Andri Pratiwa mengatakan SEFAS bukan mitra baru bagi Shell karena telah menjalin kerja sama dalam waktu yang cukup lama di Indonesia.

Menurut Andri, pengalaman SEFAS dalam memahami kondisi pasar domestik menjadi salah satu modal untuk melanjutkan pengembangan bisnis tersebut.

"Selain itu kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya," katanya menambahkan.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close