Purbaya Ungkap Pembatasan Pertalite bagi Orang Kaya Hemat Anggaran 10 Persen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Agu 2026, 14:44
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rencana pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 10. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rencana pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 10. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)


Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait rencana pemerintah membatasi pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 10.

Purbaya mengatakan kebijakan tersebut bukan bertujuan memperketat subsidi BBM, melainkan untuk memastikan penyaluran subsidi lebih tepat sasaran.

"Nggak, nggak diperketat. Cuma akan dipastikan nanti yang saya tahu ya, supaya tepat sasaran," ucap Purbaya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurutnya, pembatasan tersebut akan diuji coba terlebih dahulu dalam beberapa bulan ke depan.

Baca juga: Tinjau Korban Gempa NTT, Purbaya Jamin Ketersediaan Anggaran Darurat Bencana

"Mungkin kita akan coba nanti berapa bulan ke depan yang Desil 10, kita batasin dulu," lanjutnya.

Bendahara Negara itu menyebut, pemerintah masih melakukan perhitungan terkait dampak kebijakan terhadap konsumsi Pertalite dan anggaran subsidi BBM.

Terkait potensi penghematan anggaran dari kebijakan tersebut, Purbaya menyebut pemerintah masih menghitung besaran penghematannya.

"Nanti ada penghematan tapi kita masih hitung. Kira-kira sepersepuluhnya 10nya," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan rencana pembatasan pembelian Pertalite bagi masyarakat desil 9 dan 10 masih dalam tahap pembahasan.

Dengan demikian, penyaluran Pertalite hingga kini masih berjalan seperti biasa.

Baca juga: Purbaya Pastikan Dana Penanganan Gempa di NTT Siap Dicairkan

Bahlil mengatakan belum ada keputusan mengenai rencana tersebut saat ditemui di sela acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

“Pembatasan Pertalite masih di dalam pembahasan, ya,” ucap Bahlil.

Ia menjelaskan bahwa selama pembahasan belum menghasilkan keputusan, mekanisme penyaluran Pertalite masih mengikuti aturan yang berlaku saat ini.

Bahlil menyebut batas penyaluran yang berlaku saat ini adalah 200 liter Pertalite per hari untuk bus dan truk, sedangkan kendaraan roda empat mendapatkan batas 50 liter per hari.

“Masih seperti itu aja,” kata dia.

HIGHLIGHT

x|close