OpenAI Rilis ChatGPT for Teens, Lebih Aman dan Ramah Bagi Pengguna Remaja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Agu 2026, 15:19
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi tampilan fitur Ilustrasi tampilan fitur (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - OpenAI resmi meluncurkan layanan ChatGPT for Teens, sebuah inovasi pemrosesan kecerdasan artifisial (AI) yang dirancang khusus agar lebih aman dan ramah bagi pengguna remaja. Produk baru ini hadir dengan sistem perlindungan ekstra sekaligus solusi untuk meredam kekhawatiran sektor pendidikan terkait maraknya praktik kecurangan akademis di sekolah.

Dilansir dari TechCrunch, Kamis, 20 Agustus 2026, ChatGPT for Teens memperkenalkan fitur unggulan bernama Study Mode. Fitur ini dikembangkan untuk mendorong pelajar aktif berpikir dan memecahkan masalah, alih-alih sekadar mencari jawaban instan.

Melalui Study Mode, platform akan menyajikan pertanyaan pemandu serta panduan langkah demi langkah guna mendampingi pemahaman materi. Sistem ini juga dilengkapi pengingat otomatis yang akan muncul apabila pengguna terdeteksi berupaya mencontek atau menyalin jawaban secara langsung.

Proses belajar kian interaktif berkat dukungan visualisasi data serta modul kuis interaktif. Menariknya, orang tua atau wali murid diberikan wewenang untuk mengatur jadwal pengaktifan Study Mode secara otomatis pada perangkat anak.

OpenAI memastikan bahwa seluruh batasan keamanan berbasis tingkatan usia (age-appropriate safeguards) langsung aktif secara otomatis pada akun remaja. Pengamanan ketat ini disusun mengacu pada Under 18 Principles milik OpenAI guna meminimalisasi risiko paparan konten berbahaya atau materi yang belum layak dikonsumsi.

Di samping itu, orang tua dapat memanfaatkan fitur kontrol keluarga yang terintegrasi untuk memantau pengaturan akun hingga menerima notifikasi keamanan secara berkala.

Peluncuran aplikasi ChatGPT khusus remaja ini menjadi respons langsung OpenAI atas gelombang desakan publik selama setahun terakhir. Berbagai pihak sebelumnya menyoroti dampak operasional chatbot AI terhadap isu keamanan digital dan kesehatan mental generasi muda.

 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close