Danantara Kawal Ketat Restrukturisasi WIKA dengan Laporan Keuangan Sesuai Kondisi Riil

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Agu 2026, 17:57
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Foto udara Jalan Tol Probowangi, yang dibangun PT Wijaya Karya Persero Tbk (WIKA) di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa, 18 Agustus 2026. Foto udara Jalan Tol Probowangi, yang dibangun PT Wijaya Karya Persero Tbk (WIKA) di Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Selasa, 18 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menegaskan bahwa proses restrukturisasi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) akan diawasi secara ketat. Penataan tersebut akan mengacu pada laporan keuangan yang menggambarkan kondisi perusahaan secara presisi dan sesuai keadaan sebenarnya.

"Kita yang realistis saja, gak mau yang akal-akalan. Yang gak ada nanti caranya beda lagi," ujar Dony dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Dony membahas rencana tersebut bersama jajaran direksi WIKA dalam pertemuan yang secara khusus membicarakan strategi restrukturisasi perusahaan.

Ia meminta seluruh proses pembenahan menggunakan data dan angka yang benar-benar menunjukkan posisi WIKA. Pemetaan kondisi aktual menjadi tahap awal agar solusi yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan dapat diterapkan secara efektif.

Baca JugaDua BUMN Karya Terancam Delisting, Ini Respons Danantara

Menurut Dony, perusahaan perlu mengetahui secara jelas kebutuhan yang harus dipenuhi, termasuk kewajiban yang masih harus diselesaikan serta kemampuan WIKA dalam memenuhi kewajiban tersebut.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat restrukturisasi tidak sebatas memperbaiki pencatatan administratif. Upaya itu juga ditujukan untuk menghasilkan perbaikan kondisi keuangan yang dapat dirasakan secara nyata.

"Kita ingin tahu dulu realnya berapa yang harus diperbaiki. Kita mau tahu sebenarnya yang dibutuhkan, mampunya yang real (kondisi keuangan) yang immediately bisa kita collect," ujar Dony.

Keakuratan laporan keuangan menjadi bagian penting dalam proses penataan WIKA. Data yang tepat diperlukan untuk menentukan langkah pembenahan berdasarkan kondisi perusahaan yang sebenarnya.

Baca JugaDanantara Himpun Donasi Rp2,16 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Selain membenahi laporan keuangan, Danantara juga akan mendorong optimalisasi sejumlah aset WIKA yang berpotensi untuk didivestasi. Pemanfaatan aset tersebut diharapkan dapat membantu perusahaan mengurangi kewajiban utang sekaligus memperbaiki struktur keuangannya.

Dengan mengacu pada kondisi aktual perusahaan, restrukturisasi WIKA diarahkan untuk memperkuat fundamental bisnis. Upaya tersebut mencakup pengurangan beban kewajiban dan penciptaan kondisi keuangan yang lebih sehat agar perusahaan memiliki ruang untuk meningkatkan kinerja serta menjaga keberlanjutan bisnis.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close