Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan Senin 24 Agustus 2026.
Rupiah menguat 4 poin atau 0,02 persen ke level Rp17.690 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah memiliki peluang untuk menguat secara terbatas seiring dengan pelemahan dolar AS.
Baca juga: Rupiah Pekan Depan Diprediksi Bergerak di Rp17.600-Rp17.900 per Dolar AS
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Baca juga: KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Unsoed
Namun, potensi penguatan tersebut masih tertahan oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak yang relatif tinggi.
"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi dengan potensi meenguat terbatas oleh perlemahan dolar AS namun ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak yang masih tinggi menahan rupiah," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Senin 24 Agustus 2026.
Pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan dalam rentang Rp17.650 hingga Rp17.750 per dolar AS.
Arsip - Petugas memperlihatkan uang pecahan rupiah yang disediakan untuk penukaran pada mobil kas keliling Bank Indonesia dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026 di halaman Kantor Camat Pontianak Tenggara, Pontianak (Antara)