Ntvnews.id, Jakarta - Destry Damayanti resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 setelah dilantik menggantikan Perry Warjiyo. Pelantikan Destry dilakukan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto di Gedung MA, Jakarta Pusat, Rabu, 2 September 2026 sore.
Pengangkatan Destry sebagai orang nomor satu di bank sentral tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 92/P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dewan Gubernur Bank Indonesia. Sebelum menduduki posisi tersebut, Destry telah berpengalaman sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019.
Prosesi pelantikan berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Destry kemudian mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmennya dalam menjalankan amanah sebagai Gubernur BI.
“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya untuk menjadi Gubernur Bank Indonesia, langsung atau tidak langsung dengan nama dan dalih apapun tidak memberikan dan memberikan sesuatu kepada siapapun juga,” ucap Destry.
Dalam sumpah tersebut, Destry juga menyatakan kesanggupannya untuk menjaga integritas dan tidak menerima janji maupun pemberian dari pihak mana pun yang berkaitan dengan pelaksanaan tugasnya.
“Saya bersumpah, bahwa saya dalam melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini, tidak akan menerima langsung atau tidak langsung suatu janji dalam pemberian apapun dari siapapun juga.
Baca Juga: DPR Usul: Pembakar Hutan Dihukum Mati
Saya bersumpah bahwa saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban Gubernur Bank Indonesia, dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab. Saya bersumpah bahwa saya akan setia terhadap negara, konstitusi dan haluan negara,” lanjut Destry.
Dipilih DPR Setelah Jalani Fit and Proper Test
Sebelum pelantikan, Destry terlebih dahulu ditetapkan DPR sebagai calon Gubernur BI periode 2026-2031. Keputusan tersebut diambil dalam rapat paripurna DPR pada Selasa, 1 September 2026, setelah Komisi XI DPR menyelesaikan proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test pada 26 Agustus 2026.
Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPR Puan Maharani meminta persetujuan anggota dewan terhadap laporan hasil uji kelayakan dan kepatutan yang telah dilakukan Komisi XI.
"Apakah laporan hasil fit and proper test dari Komisi XI dapat disetujui?" tanya Ketua DPR Puan Maharani selaku pimpinan rapat paripurna. Pertanyaan tersebut kemudian dijawab setuju oleh anggota DPR.
Destry menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Dalam menjalankan tugasnya, Destry akan memimpin bank sentral bersama Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior serta Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur BI.
Perjalanan Karier Lebih dari Dua Dekade
Destry Damayanti resmi menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 setelah mengucapkan sumpah jabatan di Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Rabu 2 September 2026.
Destry Damayanti dikenal sebagai ekonom yang memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan keuangan. Lebih dari dua dekade kariernya dihabiskan dalam berbagai posisi yang berkaitan dengan kebijakan makroekonomi, pasar keuangan, perbankan, hingga stabilitas sistem keuangan.
Perempuan kelahiran Jakarta, 16 Desember 1963 tersebut menempuh pendidikan ekonomi di Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, Destry melanjutkan studi ke Cornell University, New York, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science (MSc) di bidang Regional Science.
Karier profesionalnya dimulai ketika Destry dipercaya menjadi Senior Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris di Indonesia pada 2000-2003.
Setelah itu, Destry sempat kembali ke lingkungan akademik. Ia tercatat menjadi peneliti sekaligus pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 2005-2006.
Pengalaman profesionalnya kemudian berkembang ke sektor pasar modal. Pada 2005-2011, Destry menjabat sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas.
Kariernya berlanjut di Bank Mandiri. Pada 2011 hingga 2015, ia dipercaya sebagai Kepala Ekonom Bank Mandiri. Di periode tersebut, Destry juga mendapat kepercayaan memimpin Satuan Tugas Ekonomi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada 2014-2015.
Masuk ke LPS Sebelum Bergabung dengan BI
Pengalaman Destry dalam sektor keuangan semakin luas ketika pada 2015 ia ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk masa jabatan 2015-2019.
Selama berada di LPS, Destry terlibat dalam berbagai upaya yang berkaitan dengan penguatan stabilitas sistem keuangan serta pengembangan kebijakan penjaminan simpanan.
Setelah menyelesaikan masa tugasnya di LPS, Destry kemudian memasuki lingkungan bank sentral. Presiden menetapkannya sebagai Deputi Gubernur Senior BI melalui Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2019 untuk periode 2019-2024.
Kepercayaan tersebut kemudian berlanjut. Destry kembali dipercaya menduduki posisi Deputi Gubernur Senior BI mulai Mei 2024.
Dengan rekam jejak panjang di sektor ekonomi dan keuangan, Destry akhirnya dipercaya menempati posisi tertinggi di Bank Indonesia. Mulai 2026 hingga 2031, ia akan bertanggung jawab memimpin bank sentral dalam menghadapi berbagai tantangan perekonomian nasional dan menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia.
Destry Damayanti resmi menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 (Antara)