Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui tidak dapat memenuhi seluruh permintaan tambahan anggaran yang diajukan kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun depan.
Purbaya mengatakan, jika seluruh K/L mendapatkan tambahan anggaran sesuai permintaan, kebutuhan dananya bisa mencapai hampir Rp1.000 triliun.
"Kalau minta semua, semua kan mintanya sampai Rp1.000 triliun waktu itu kan bilangnya. Kalau kita uangnya banyak kayak di surga ya, saya kasih semua," ucap Purbaya, Senin 7 September 2026.
Menurutnya pemerintah harus melakukan seleksi dalam mengalokasikan anggaran karena kapasitas fiskal yang tersedia terbatas.
Baca juga: Purbaya Siap Tambah Anggaran Bencana Jika Dibutuhkan: Asal Nggak Ngarang-ngarang Aja
Purbaya menegaskan pemerintah akan memprioritaskan anggaran untuk program dan sektor yang dinilai mampu memberikan dampak paling besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
"Ini kan ada keterbatasan. Itulah ekonomi. Kita selalu menghadapi scarcity. Jadi kita mesti pilih yang mana yang paling optimal buat perekonomian. Itu yang sedang kita lakukan," jelasnya.
Adapun sejumlah kementerian/lembaga ramai mengajukan tambahan anggaran untuk 2027 dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 bersama DPR.
Dalam rapat pembahasan postur sementara RAPBN 2027 antara pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR, target belanja negara mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp4.097,2 triliun menjadi Rp4.106,3 triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengakui tidak dapat memenuhi seluruh permintaan tambahan anggaran yang diajukan kementerian/lembaga (K/L) untuk tahun depan. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)