Ntvnews.id, Jakarta - Video pesisir dengan kondisi air laut yang tampak surut viral di media sosial pada Minggu (6/9/2026), di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Lokasi dalam rekaman tersebut belum diketahui secara pasti, namun terlihat penanda “Sentra Ikan Asin Kampung Nelayan” yang diduga berada di wilayah Lampung.
Dalam video, permukaan air laut terlihat mengalami perubahan dan garis pantai tampak lebih jauh dari kondisi normal. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian bahwa fenomena tersebut berkaitan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau atau merupakan tanda tsunami.
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dan kondisi gunung serta perairan di sekitar Selat Sunda terus dipantau oleh pihak berwenang. Masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir, diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Warga diminta mengikuti informasi resmi dari Badan Geologi, BMKG, dan pemerintah setempat serta segera mengikuti arahan evakuasi apabila dikeluarkan. Masyarakat juga diimbau menjauh dari kawasan berisiko dan mengutamakan keselamatan apabila terjadi perubahan kondisi di sekitar pesisir.
Informasi dan video diunggah akun Sukabumi Update.
View this post on Instagram
Baca Juga: Sejarah Panjang Gunung Anak Krakatau, dari Kelahiran hingga Erupsi 2026
Baca Juga: VIDEO: Penampakan Air Laut Naik Turun Pasca Gempa M 7,6 Hantam Sulut
Video pesisir dengan kondisi air laut yang tampak surut viral di media sosial pada Minggu (6/9/2026), di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Lokasi dalam rekaman tersebut belum diketahui secara pasti, namun terlihat penanda “Sentra Ikan Asin Kampung Nelayan” yang diduga berada di wilayah Lampung. (sukabumi update)