Ntvnews.id, Jakarta -Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Danantara bakal mendorong investasi yang membawa dampak nyata bagi masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikannya usai menerima jajaran pimpinan Danantara Investment Management untuk mematangkan rencana strategis investasi nasional tahun 2027.
“Karena yang perlu kita kawal bukan hanya pertumbuhan nilai investasinya, melainkan keberanian dan tekad dalam memastikan setiap rupiah yang dikelola benar-benar bekerja bagi rakyat dan masa depan Indonesia,” ujar Luhut dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin, 7 September 2026.
Luhut menggarisbawahi bahwa pertemuan tersebut memperkuat komitmen pemerintah untuk menjadikan Danantara sebagai mesin penggerak (engine of growth) transformasi ekonomi, kemandirian industri, serta efisiensi birokrasi sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Berdasarkan paparan yang diterima DEN, total permodalan Danantara Indonesia tercatat mencapai Rp310 triliun pada 2025. Nilai tersebut diproyeksikan mengalami akselerasi hingga dua sampai tiga kali lipat pada rentang 2026 hingga 2027. Luhut menilai lonjakan ini menunjukkan peningkatan skala investasi yang signifikan.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan pers di Jakarta, Sabtu, 5 September 2026. (Antara) “Saya tekankan bahwa investasi tidak boleh hanya dilihat dari besarnya angka di atas kertas. Indikator utamanya adalah dampak nyata: menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, mendorong alih teknologi dan mengurangi ketergantungan kita terhadap impor,” tegas Luhut.
Untuk merealisasikan target tersebut, Danantara terus memperluas portofolio investasi strategis sepanjang tahun 2026, baik di ranah domestik maupun global. Sektor-sektor utama yang menjadi fokus investasi mencakup transisi energi, migas internasional, pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI), hingga platform pangan berskala besar.
Secara khusus, Danantara memprioritaskan pembangunan ekosistem protein regional yang dirancang untuk memperluas akses pasar Indonesia sekaligus mendorong transfer teknologi guna memperkuat daya saing pangan nasional.
Sebagai bahan masukan yang akan dilaporkan kepada Presiden, DEN dan Danantara menyepakati pentingnya perbaikan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) melalui langkah-langkah struktural. Langkah penekanan biaya ekonomi tinggi akan dieksekusi melalui reformasi regulasi yang konsisten, penyederhanaan perizinan, serta integrasi sistem investasi yang lebih transparan.
“DEN mendukung penuh penguatan peran Danantara agar diberi ruang gerak luas,” pungkas Luhut.
(Sumber: Antara)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan jajaran pimpinan Danantara Investment Management untuk mematangkan rencana strategis investasi nasional tahun 2027. (Antara)