Harga Emas Antam Pekan Depan Berpotensi Merosot ke Level Rp2,5 Juta per Gram

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Sep 2026, 17:50
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi: Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta. Ilustrasi: Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) diproyeksikan balik ke level Rp2,5 juta per gram pada perdagangan pekan depan.

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas berada dalam rentang Rp2.520.000 hingga Rp2.720.000 per gram.

Ibrahim mengatakan harga logam mulia pada Sabtu pagi 26 September 2026 beada di level Rp2.653.000 per gram.

Kendati demikian terdapat peluang harga emas mengalami koreksi pada perdagangan pekan depan. Jika koreksi terjadi harga emas diperkirakan turun sekitar Rp10.000 menjadi Rp2.643.000 per gram.

"Apabila terkoreksi karena ada kemungkinan terkoreksi, kemungkinan besar akan turun Rp10.000 menjadi Rp2.643.000 per gram," ucap Ibrahim dalam kajiannya Minggu 27 September 2026.

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp23.000 Menjadi Rp2.613.000 Per Gram pada Sabtu

Ibrahim menambahkan, apabila tekanan terhadap harga emas berlanjut selama sepekan, harga logam mulia berpotensi turun hingga Rp2.520.000 per gram.

Kendati demikian, peluang kenaikan harga emas juga masih terbuka.

Menurutnya jika harga logam mulia bergerak menguat diperkirakan harga dapat naik sekitar Rp10.000 ke level Rp2.673.000 per gram.

Hingga Sabtu pagi pekan depan, harga emas berpotensi mencapai Rp2.720.000 per gram apabila tren kenaikan berlanjut.

"Dalam perdagangan pekan depan, kemungkinan besar rangenya itu di Rp2.520.000 per gram sampai di Rp2.720.000 per gram," lanjutnya.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok ke Level Rp2,59 Juta per Gram

Ia mengatakan permintaan terhadap logam mulia yang menurun menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam melihat arah harga emas ke depan.

"Permintaan untuk logam mulia pada saat harga emas mengalami penurunan," tandasnya.

x|close