Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp17.911 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 10:25
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada pembukaan perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026.

Adapun rupiah menguat 6 poin atau 0,03 persen ke level Rp17.911 per dolar AS, dibandingkan posisi pada perdagangan sebelumnya.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini.

"Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi setelah data ISM Service AS yang lebih lemah," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Selasa 6 Oktober 2026.

Baca juga: Rupiah Awal Pekan Dibuka Melemah ke Level Rp17.903 per Dolar AS

Meski demikian, penguatan rupiah diperkirakan masih akan terbatas. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih tingginya imbal hasil obligasi AS serta pergerakan harga minyak mentah dunia.

Di sisi lain, pelaku pasar juga masih bersikap wait and see menjelang rilis sejumlah data ekonomi domestik pada pekan ini.

Beberapa data yang menjadi perhatian investor antara lain posisi cadangan devisa, tingkat kepercayaan konsumen, serta data penjualan ritel.

"Investor juga masih wait and see menantikan rilis data ekonomi domestik pekan ini yang di antaranya cadangan devisa, kepercayaan konsumen dan penjualan ritel," lanjutnya.

Sementara itu, untuk perdagangan dalam pekan ini, Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksi rupiah berada di rentang Rp17.750-Rp18.050 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Berpotensi Melemah Pekan Depan, Berpotensi Sentuh Rp18.050 per Dolar AS

"Perdagangan dalam pekan depan direntang Rp17.750-Rp18.050," ucap Ibrahim dalam kajiannya.

Menurut Ibrahim, pergerakan rupiah pada pekan depan salah satunya akan dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik, khususnya meningkatnya potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Spekulasi tersebut muncul di tengah kekhawatiran bahwa konflik AS-Iran dapat memanas setelah pemilihan umum paruh waktu AS pada November mendatang.

Nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini Selasa 6 Oktober 2026 diproyeksi akan bergerak dalam rentang Rp17.850-Rp17.950 per dolar AS.

TERKINI

Load More
x|close