Huawei Mate 90 Pro Max Andalkan Kirin 9050 Pro, Tantang Snapdragon dan Apple

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Okt 2026, 09:35
thumbnail-author
Adiantoro
Penulis & Editor
Bagikan
Huawei memperkenalkan Mate 90 Pro Max pada 1 Oktober 2026. (Foto: Istimewa via Gizmochinaa) Huawei memperkenalkan Mate 90 Pro Max pada 1 Oktober 2026. (Foto: Istimewa via Gizmochinaa)

Ntvnews.id, Jakarta - Huawei Mate 90 Pro Max mulai mencuri perhatian bukan hanya karena spesifikasinya, tetapi juga berkat performa gaming yang diklaim sangat efisien.

Berbekal chipset Kirin 9050 Pro dan teknologi baru LogicFolding, smartphone flagship ini disebut mampu menyaingi efisiensi sejumlah perangkat dengan chip Snapdragon dan Apple.

Melansir Gizmochina, Senin (6/10/2026), Huawei memperkenalkan Mate 90 Pro Max pada 1 Oktober 2026 sebagai perangkat pertama yang mengusung desain LogicFolding, teknologi yang menggabungkan dua lapisan sirkuit logika dalam struktur bertumpuk.

Pendekatan tersebut memungkinkan Huawei menempatkan lebih banyak transistor dalam ruang yang sama sekaligus meningkatkan kemampuan chip dalam bekerja pada frekuensi lebih tinggi dibandingkan desain konvensional.

Huawei mengklaim teknologi dan optimasi baru tersebut mampu meningkatkan kinerja keseluruhan sistem hingga 31 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Kirin 9050 Pro sendiri menggunakan konfigurasi CPU sembilan inti dalam empat kluster, yang terdiri dari satu inti utama, dua inti performa tinggi, empat inti efisiensi, serta dua inti ultra-hemat daya.

Dari sisi performa, Huawei menyebut kemampuan multi-core meningkat sekitar 23 persen, sementara performa rendering GPU naik hingga 40 persen. Peningkatan paling besar terlihat pada NPU yang diklaim melonjak hingga 140 persen.

Huawei Mate 90 Pro Max andalkan Kirin 9050 Pro untuk menantang Snapdragon dan Apple. (Foto: Istimewa via Gizmochina) Huawei Mate 90 Pro Max andalkan Kirin 9050 Pro untuk menantang Snapdragon dan Apple. (Foto: Istimewa via Gizmochina)

Efisiensi Gaming Jadi Andalan

Keunggulan Kirin 9050 Pro semakin terlihat dalam pengujian gaming independen. Hasil awal dari pengujian dan pembongkaran perangkat, termasuk yang dilakukan Geekerwan, turut mengindikasikan penggunaan desain chip bertumpuk pada Mate 90 Pro Max.

Dalam pengujian Genshin Impact pada resolusi 890P, Mate 90 Pro Max disebut mampu mempertahankan frame rate secara penuh dengan konsumsi daya sistem hanya sekitar 4,2 watt.

Angka tersebut menjadi menarik karena efisiensinya disebut lebih baik dibandingkan beberapa perangkat yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5.

Performanya juga berada di level yang berdekatan dengan iPhone 17 Pro Max yang mengandalkan chip A19 Pro, serta konfigurasi kelas atas berbasis Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.

Perilaku serupa juga terlihat ketika perangkat menjalankan Wuthering Waves dan sejumlah game lainnya.

Namun, ada satu catatan penting: hasil terbaik tersebut terutama terlihat pada game yang telah mendapatkan porting native dan optimasi khusus untuk ekosistem Huawei.

Game yang masih berjalan melalui lapisan penerjemahan kompatibilitas tetap dapat dimainkan dengan baik, tetapi tingkat efisiensinya cenderung sedikit menurun.

Kirin 9050 Pro Belum Menang di Semua Sisi

Huawei Mate 90 Pro Max andalkan Kirin 9050 Pro untuk menantang Snapdragon dan Apple. (Foto: Istimewa via Gizmochina) Huawei Mate 90 Pro Max andalkan Kirin 9050 Pro untuk menantang Snapdragon dan Apple. (Foto: Istimewa via Gizmochina)

Baca Juga: Huawei dan Qualcomm Sepakati Lisensi Paten, 5G hingga AI Masuk Kesepakatan

Meski menunjukkan peningkatan besar dalam efisiensi gaming, Kirin 9050 Pro belum menjadi yang terdepan dalam seluruh aspek performa.

Pada pengujian CPU sintetis murni, chip Huawei masih berada di belakang chipset kelas atas dari Snapdragon dan Apple.

Keterbatasan proses manufaktur juga masih menjadi salah satu tantangan bagi Huawei dalam mengejar performa mentah para pesaingnya. Namun, Huawei tampaknya mengambil pendekatan berbeda.

Alih-alih hanya mengejar skor benchmark, perusahaan menggabungkan desain LogicFolding, optimasi chipset, HarmonyOS, dan pengembangan game native untuk menghasilkan performa yang lebih stabil dengan konsumsi daya lebih rendah.

Sementara itu, Huawei Mate 90 dan Mate 90 Pro menggunakan chipset Kirin 9030 dan Kirin 9035 yang masih memiliki arsitektur inti serta optimasi HarmonyOS serupa, tetapi belum menerapkan desain bertumpuk LogicFolding seperti versi Pro Max.

Huawei mengklaim kedua chipset tersebut masing-masing menawarkan peningkatan performa sekitar 27 persen dan 20 persen dibandingkan seri Mate sebelumnya.

Dengan demikian, Mate 90 Pro Max menunjukkan bahwa strategi Huawei pada Kirin 9050 Pro bukan semata-mata mengejar posisi teratas dalam benchmark. Efisiensi daya dan kestabilan performa gaming justru menjadi nilai jual utama.

Jika tren optimasi game native ini terus berkembang, Mate 90 Pro Max berpotensi menjadi salah satu perangkat Huawei yang paling kompetitif dalam urusan gaming berbasis HarmonyOS, sekaligus menunjukkan perkembangan signifikan dari teknologi chipset Kirin buatan Huawei sendiri.

x|close