Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Joe Biden mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak menengah AS untuk menyerang Rusia, tingginya ketegangan geopolitik sebagai ancaman berkelanjutan bagi pasar, sementara retorika perang Rusia yang semakin keras memperburuk situasi.
Bursa saham AS Wall Street, diantaranya indeks Nasdaq naik 1,04 persen di level 18.987,47, indeks S&P 500 menguat 0,4 persen menjadi 5.916,98, sebalilnya Dow Jones Industrial Average melemah 120,66 poin atau 0,28 persen berakhir di 43.268,94, sektor teknologi menjadi sorotan, dengan saham Nvidia naik hampir 5 persen menjelang laporan laba yang sangat dinantikan pada Rabu (20/11).
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei melemah 14,29 poin atau 0,37 persen ke level 38.272,10, indeks Hang Seng melemah 34,67 poin atau 0,18 persen ke level 19.628,99, indeks Shanghai melemah 5,97 poin atau 0,18 persen ke posisi 3.340,03, dan indeks Straits Times melemah 12,97 poin atau 0,35 persen ke 3.744,98.
Sementara itu, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi naik 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp15.840 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp15.845 per dolar AS.