Ntvnews.id, Jakarta - DBS Bank, emiten perbankan terbesar di Asia Tenggara mengumumkan rencana memangkas 4.000 karyawan dalamtiga tahun depan.
Chief Executive Officer Piyush Gupta mengatakan, PHK massal akibat transformasi adopsi kecerdasan buatan (AI) dalam operasional perusahaan.
"Proyeksi saya saat ini dalam tiga tahun ke depan, kami akan mengecilkan tenaga kerja kami sekitar 4.000 atau 10 persen," ucap Gupta dikutip dari Channel News Asia pada Jumat 28 Februari 2025.
Kendati demikian, Gupta mengungkapkan 1.000 posisi baru akan ditambahkan dalam AI.
Baca juga: Wamenaker Siap Perjuangkan Hak Buruh Sritex yang Terancam PHK
Baca juga: Sritex Tutup Permanen 1 Maret 2025, Sebanyak 10 Ribu Karyawan Kena PHK
Gupta merupakan salah satu kepala perbankan besar pertama yang memaparkan rincian kemungkinan kehilangan pekerjaan karena AI.
“Dalam 15 tahun saya menjadi CEO, untuk pertama kalinya, saya berjuang untuk menciptakan lapangan kerja. Sejauh ini, saya selalu memiliki garis pandang untuk pekerjaan apa yang bisa saya ciptakan. Kali ini saya berjuang untuk mengatakan bagaimana saya akan menggunakan kembali orang untuk menciptakan lapangan kerja,” tambah Gupta.
Pengurangan tenaga kerja akan datang dari gesekan alami dalam beberapa tahun ke depan,
ADapun CEO DBS Piyush Gupta akan digantikan oleh Tan Su Shan pada 28 Maret untuk memimpin bank terbesar di Asia Tenggara.