Jumlah Pemudik Lebaran Tahun Ini Turun Gara-gara Daya Beli Loyo? Menteri UMKM Buka Suara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2025, 20:45
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman buka suara mengenai tren penurunan jumlah pemudik Lebaran 2025. Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman buka suara mengenai tren penurunan jumlah pemudik Lebaran 2025. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman buka suara mengenai tren penurunan jumlah pemudik Lebaran 2025.

Maman menyampaikan ada banyak faktoryang menyebabkan terjadinya penurunan peserta mudik.

Menurutnya tren penurunan jumlah pemudik Lebaran tahun ini bukan karena penurunan daya beli melainkan budaya atau kultur.

"Sekarang ini sudah mulai banyak juga yang tidak mudik nih. Artinya bukan karena tidak kemampuan daya beli. Tapi sudah mulai berubah kultur," ucap Maman usai open house Lebaran di Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu 2 April 2025.

Lebih lanjut, Maman menjelaskan bahwa sebelumnya masyarakat cenderung memilih untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. 

Baca juga: Jumlah Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Masih Tinggi

Namun, saat ini semakin banyak yang memilih untuk merayakan di tempat tinggal masing-masing.

"Jadi yang tadinya mungkin mereka memilih untuk lebaran di kampung. Akhirnya lebih banyak lebih banyak lebaran ini tempat mereka masing-masing. Jadi banyak faktor kalau kita mau melihat itu," jelasnya.

Meskipun ada perubahan dalam kebiasaan mudik, Maman menekankan bahwa secara keseluruhan kondisi ekonomi Indonesia masih dalam keadaan baik.

"Jadi saya pikir tetapi dalam secara keseluruhan sih secara fundamental ekonomi kita masih oke," ungkap Maman.

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi jumlah pemudik mencapai 146,48 juta pada Lebaran 2025.

Baca juga: Kemnaker Terima 1.417 Aduan Belum Bayar THR

Angka tersebut turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta.

Angka ini merupakan survei yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan bersama akademisi yang menyatakan jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan hanya mencapai 146,48 juta orang.

x|close