AS Ancam Getok Tarif 25 Persen ke Negara Mitra Iran, Airlangga Pastikan Indonesia Posisi Aman

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jan 2026, 15:33
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto merespons terkait ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai tarif sebesar 25 persen bagi negara-negara di dunia yang menjalin hubungan perdagangan dengan Iran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto merespons terkait ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai tarif sebesar 25 persen bagi negara-negara di dunia yang menjalin hubungan perdagangan dengan Iran. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto merespons terkait ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai tarif sebesar 25 persen bagi negara-negara di dunia yang menjalin hubungan perdagangan dengan Iran.

Airlangga mengungkapkan bahwa Indonesia tidak khawatir terhadap ancaman tersebut.

"Tidak ada (kekhawatiran)," ucap Airlangga di Jakarta, Selasa 13 Januari 2026.

Lebih lanjut, Airlangga menanggapi dengan singkat jika tidak khawatir itu lantaran transaksi perdagangan antara Indonesia dan Iran tidak miliki total nilai transaksi yang besar.

Baca juga: Airlangga Sebut Pemerintah Siapkan Rp300 Triliun untuk KUR pada 2026

"Kita transaksinya tidak besar," bebernya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin, 12 Januari 2026, mengumumkan kebijakan tarif baru sebesar 25 persen bagi seluruh negara yang masih melakukan perdagangan dengan Iran.

"Berlaku serta merta, negara manapun yang masih berbisnis dengan Republik Islam Iran akan membayar tarif sebesar 25 persen terhadap semua bisnis apapun yang mereka lakukan dengan Amerika Serikat," kata Trump melalui Truth Social.

"Keputusan ini bersifat final dan mengikat," ucap dia, menambahkan.

Baca juga: Airlangga dan Rosan Kompak Apresiasi Bonus Atlet SEA Games dari Prabowo

Hingga kini, pemerintah AS belum merinci lebih jauh mekanisme maupun jenis impor yang akan terdampak kebijakan tarif tersebut.

Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran. 

Presiden AS itu berulang kali menyampaikan ancaman akan menyerang Iran apabila pemerintah di Teheran dinilai menggunakan kekuatan berlebihan dalam meredam gelombang protes di dalam negeri.

x|close