Rosan Roeslani Ajak ASEAN Perkuat Kolaborasi Investasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Feb 2026, 18:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia/CEO Danantara CNA Summit 2026 Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia/CEO Danantara CNA Summit 2026 (CNA)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menegaskan bahwa kepastian kebijakan menjadi faktor utama yang dibutuhkan investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sesi fireside chat usai menyampaikan pidato kunci pada CNA Summit 2026 di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.

"Apa yang mereka inginkan untuk berinvestasi di Indonesia adalah kepastian. Mereka tahu bahwa ketika berinvestasi, itu adalah komitmen jangka panjang dan selalu ada risiko. Karena itu, kepastian menjadi sangat penting,” ujar Rosan.

Baca Juga: CEO Danantara Target Pemangkasan BUMN Rampung 2026

Ia menekankan pentingnya penyederhanaan regulasi serta konsistensi dan prediktabilitas kebijakan guna memperbaiki iklim investasi nasional yang selama ini menjadi perhatian investor asing.

Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga menyoroti peran Danantara, sovereign wealth fund yang diluncurkan pada Februari 2025 dan kini mengelola aset sekitar US$900 miliar. Menurutnya, Danantara memiliki peran strategis dalam mengonsolidasikan aset BUMN sekaligus menjalin kemitraan global.

"Saya pikir inilah saatnya bagi kita untuk memiliki lebih banyak kolaborasi antarnegara ASEAN, tidak hanya dalam perdagangan tetapi juga dalam investasi. Masih ada potensi yang belum tergarap yang bisa kita kerjakan bersama untuk mencapai semua tujuan,” katanya.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia/CEO Danantara CNA Summit 2026 <b>(CNA)</b> Menteri Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia/CEO Danantara CNA Summit 2026 (CNA)

Rosan menegaskan bahwa Indonesia terbuka untuk menjalin kemitraan dengan negara-negara ASEAN, termasuk Singapura dan Malaysia.

"Kita saling melengkapi dan bisa belajar satu sama lain, sehingga bagi Indonesia, kami benar-benar terbuka untuk berbisnis,” ujarnya.

CNA Summit 2026 menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya ajang tersebut digelar di luar Singapura sejak diluncurkan pada 2020. Forum ini mempertemukan para pemimpin institusi investasi besar di kawasan, termasuk Temasek, Danantara Indonesia, dan Khazanah Nasional.
Dengan tema “Smart Growth: Navigating Investment and Innovation in a New Era”, forum ini membahas tantangan global mulai dari geopolitik, perubahan arus modal, percepatan adopsi teknologi digital dan kecerdasan buatan, hingga tuntutan pertumbuhan yang inklusif.

Sekitar 350 peserta dari kalangan pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, akademisi, serta investor regional hadir dalam forum tersebut, yang menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi utama di Asia Tenggara.

x|close