Menkop Temui Agrinas Bahas Percepatan Pembangunan 83 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mar 2026, 08:40
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kanan) melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di kantor PT Agrinas Pangan Nusantara, Jakarta, Senin (16/3/2026). ANTARA/HO-Kemenkop/aa. Menteri Koperasi Ferry Juliantono (kanan) melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di kantor PT Agrinas Pangan Nusantara, Jakarta, Senin (16/3/2026). ANTARA/HO-Kemenkop/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono melakukan kunjungan ke kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan bertemu dengan Direktur Utama Joao Angelo De Sousa Mota di Jakarta, Senin, untuk membahas percepatan pembangunan 83.000 gerai Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam pertemuan tersebut, Kementerian Koperasi dan Agrinas sepakat memperkuat koordinasi secara intensif guna memastikan pembangunan gerai koperasi dapat berjalan sesuai target. Selain itu, kedua pihak juga membahas penguatan model bisnis koperasi agar dapat beroperasi secara efektif setelah pembangunan selesai.

Ferry menyampaikan bahwa pemerintah akan menggelar rapat lanjutan untuk mematangkan berbagai aspek operasional, termasuk sistem distribusi, tata kelola koperasi, serta integrasi dengan ekosistem logistik pangan.

“Kami optimistis. Setelah sebarannya jelas, kita akan intensifkan rapat-rapat bersama antara Kementerian Koperasi dan Agrinas untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik,” ujarnya dalam keterangan pers.

Baca Juga: Ferry Juliantono Dorong Keluarga Penerima Manfaat Naik Kelas Lewat Koperasi Desa

Pembangunan gerai koperasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, serta kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih.

Dalam aturan tersebut, Direktur Utama Agrinas ditugaskan melaksanakan pembangunan fisik gerai dan fasilitas pendukung melalui skema padat karya, baik dengan pola swakelola maupun penunjukan langsung penyedia.

Dalam kesempatan itu, Ferry juga meminta Agrinas menyiapkan standar operasional yang jelas bagi berbagai unit usaha koperasi, termasuk gerai obat dan klinik, agar kualitas layanan kepada masyarakat tetap terjaga secara konsisten.

Sementara itu, Direktur Utama Agrinas Joao Angelo De Sousa Mota melaporkan perkembangan pembangunan gerai koperasi yang saat ini telah mencapai 32.660 unit, dengan sekitar 2.700 unit di antaranya telah selesai sepenuhnya.

“Kita terus berprogres dan berharap sampai akhir April ini sudah bisa lebih dari 20.000 unit selesai 100 persen,” kata Joao.

Baca Juga: Kopdes Beroperasi, Pemilik Warung Kelontong Berharap Bisa Beli Grosir dengan Harga Murah

Ia menambahkan bahwa proyek Koperasi Desa Merah Putih akan menerapkan sistem pengelolaan profesional yang terinspirasi dari praktik koperasi di Spanyol dan Singapura, dengan penekanan pada digitalisasi serta transparansi pengelolaan secara terpusat.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI pada 11 Maret lalu yang sempat ditunda karena ketidakhadiran Direktur Utama Agrinas, Ferry menyatakan pembangunan fisik gerai koperasi beserta perlengkapannya, termasuk pengadaan kendaraan operasional, menjadi tanggung jawab Agrinas.

Namun terkait pengadaan kendaraan operasional yang melibatkan produsen dari India, Ferry mengaku tidak mengetahui secara detail prosesnya.

“Kami tidak mengetahui secara persis karena itu Agrinas Pangan yang melaksanakan kegiatan dengan pihak produsen dari India,” kata Ferry.

(Sumber: Antara)

x|close