Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak serta tidak melakukan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di tengah kondisi global yang tidak menentu.
“Saya ingin menyampaikan bahwa tolong memakai energi dengan bijak. Tolong, SPBU ini bukan untuk industri. Tolong dipakai dengan bijaksana,” ujar Bahlil ketika melakukan inspeksi mendadak di Jawa Tengah yang disiarkan secara daring dari Kementerian ESDM di Jakarta, Kamis.
Dalam pemantauannya, Bahlil menyoroti adanya praktik antrean truk di sejumlah SPBU yang membeli BBM dalam jumlah besar untuk kemudian diperjualbelikan kembali. Menurutnya, fenomena tersebut perlu diawasi secara ketat karena berpotensi mengganggu distribusi energi bagi masyarakat luas.
Baca Juga: Harga BBM Melonjak, Minat Mobil Listrik di AS Meningkat
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pengawasan di lapangan guna memastikan ketersediaan stok BBM tetap terjaga, terutama di tengah krisis energi global yang dipicu konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.
Bahlil juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional.
Menurutnya, meskipun pemerintah mampu menghadirkan pasokan minyak dalam beberapa bulan terakhir di tengah situasi krisis, upaya tersebut tidak akan optimal tanpa dukungan masyarakat untuk menggunakan energi secara bertanggung jawab.
“Saya mohon kepada saudara-saudara, oknum-oknum yang melakukan penimbunan, mohon lihatlah Ibu Pertiwi, sekarang lagi membutuhkan anak-anak Ibu Pertiwi yang bijak. Cara-cara itu (penimbunan) saya mohon sudahlah, jangan dilanjutkan,” ujar Bahlil.
Krisis energi global sendiri dipicu oleh meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah akibat konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Serangan gabungan yang dilakukan pada 28 Februari dilaporkan menewaskan sekitar 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Baca Juga: Harga BBM di Negara Lain Meroket Tapi di RI Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat. Situasi semakin memanas setelah Teheran menguasai Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi lintasan utama distribusi minyak dunia, khususnya bagi negara-negara di kawasan Asia.
(Sumber: Antara)
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas, Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman, juga melakukan pengecekan mutu dan volume BBM Pada Senin (23/3/2026), Wahyudi memantau langsung SPBU 149B dan SPBU 125B di ruas Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi), Bandung Barat. (ANTARA/HO-Humas BPH Migas) (Antara)