Fakta di Balik Rumah Mewah Ruben Onsu dan Sarwendah hingga Utang Rp10 Miliar ke Bank

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Jul 2026, 16:45
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Minola Sebayang kuasa hukum Ruben Onsu Minola Sebayang kuasa hukum Ruben Onsu (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai spekulasi yang berkembang terkait status rumah di kawasan Cilandak. Rumah tersebut belakangan menjadi sorotan publik di tengah proses hukum yang dijalani Ruben Onsu dan Sarwendah, menyusul munculnya isu mengenai harta gono-gini hingga kabar rencana lelang akibat kredit macet.

Minola menegaskan bahwa klarifikasi ini perlu dilakukan karena adanya simpang siur mengenai asal-usul dana pembangunan rumah tersebut. Beberapa informasi menyebut rumah itu merupakan hasil jerih payah pihak keluarga tertentu atau didanai oleh kantor.

Minola menjelaskan bahwa sejarah rumah Cilandak tersebut bermula dari sebuah rumah tua yang dibeli langsung oleh Ruben Onsu secara tunai. Secara legal, sertifikat rumah tersebut sudah atas nama Ruben Onsu sejak awal.

"Rumah Cilandak itu sejarahnya adalah dulu rumah tua yang dibeli oleh Ruben ya, lunas. Dan kemudian sertifikatnya juga sudah sertifikat atas nama Ruben Onsu," ujar Minola, 20 Juli 2026.

Namun, demi memenuhi keinginan Sarwendah yang ingin merenovasi dan memperbaiki rumah tersebut agar lebih layak dan megah seperti sekarang, Ruben akhirnya mengambil langkah finansial dengan menjaminkan sertifikat tersebut ke bank.

Untuk mewujudkan rumah impian yang kini kerap digunakan sebagai tempat tinggal anak-anak serta pusat kegiatan live TikTok tersebut, Ruben mengajukan pinjaman sebesar Rp10,1 miliar ke bank. Dana inilah yang digunakan sepenuhnya untuk biaya kontraktor dan renovasi total.

Langkah menjaminkan sertifikat inilah yang kemudian memicu isu bahwa rumah tersebut akan dilelang karena adanya kendala pembayaran atau macet yang mulai diembuskan oleh pihak lain.

"Inilah sehingga timbul kewajiban di bank yang sekarang ini mulai dibuka oleh pihak sebelah bahwa ini rumahnya akan dilelang karena ada macet. Jadi kami ingin menceritakan sejarahnya," lanjut Minola.

Hal yang cukup mengejutkan adalah identitas sosok yang menangani renovasi rumah tersebut. Minola mengungkapkan bahwa kontraktor yang ditunjuk untuk membangun rumah Cilandak adalah ayah kandung Sarwendah sendiri.

Awalnya, Ruben terlibat aktif dalam diskusi dengan kontraktor. Namun, seiring berjalannya waktu dan kesibukan yang padat, Ruben tidak lagi dilibatkan dalam urusan teknis dan desain. Sarwendah-lah yang kemudian berkomunikasi intens dengan sang ayah selaku kontraktor untuk menentukan selera dan desain rumah.

"Kalau dikatakan bahwa itu karyanya dia (S), mungkin ya akibat selama ini dia yang berbicara dengan kontraktor sesuai dengan seleranya. Nah, kebetulan kontraktor yang membangun renovasi itu adalah keluarganya sendiri, yaitu ayahnya sendiri," ungkap Minola.

Meski komunikasi pembangunan dipegang oleh Sarwendah dan dikerjakan oleh ayahnya, Minola menegaskan bahwa seluruh biaya pembangunan bersumber dari kantong Ruben Onsu.

Berdasarkan catatan transaksi yang dipegang pihak Ruben, presenter kondang tersebut secara rutin mentransfer uang sebesar Rp250 juta setiap kali pengiriman ke rekening ayah Sarwendah. Tercatat ada 46 kali transaksi transfer yang dilakukan Ruben selama masa pembangunan.

"Ruben itu dari mulai awal pembangunan sampai selesai rutin mentransfer uang ke rekening yang bersangkutan, ini ada namanya, ayahnya. Sebesar 250 juta, sebanyak 46 kali. Sehingga totalnya yang diberikan itu untuk biaya renovasi saja adalah 11,1 miliar rupiah," jelas Minola.

Angka tersebut bahkan melampaui nilai pinjaman bank awal yang sebesar Rp 10,1 miliar. Melalui penjelasan ini, pihak Ruben Onsu berharap tidak ada lagi klaim sepihak atau disinformasi mengenai siapa yang bertanggung jawab secara finansial atas kemegahan rumah Cilandak tersebut.

x|close