Ntvnews.id, Jakarta - Kabar keretakan rumah tangga Sarwendah dan Ruben Onsu kembali menjadi sorotan publik. Baru-baru ini, dalam pengakuannya di podcast Denny Sumargo, Sarwendah mengungkapkan salah satu momen krusial yang sempat memicu pertengkaran hebat di antara mereka.
Perselisihan tersebut bermula dari sebuah pengiriman barang yang tidak disangka-sangka ke kediaman mereka di kawasan Pondok Indah.
Sarwendah menceritakan bahwa awalnya ia mengira mereka sekeluarga akan pindah ke apartemen baru secara bersama-sama. Namun, sebuah kejadian janggal terjadi saat kurir datang mengantarkan sebuah kasur baru tanpa sepengetahuan Sarwendah.
"Ternyata koh, aku kirain di apartemen kita bisa pindah. Jadi ada kiriman kasur baru lah ke rumah Pondok Indah. 'Kasur buat siapa? Aku enggak pesan'," ungkap Sarwendah, 30 Juli 2026.
Keterkejutan Sarwendah bertambah saat kurir tersebut memberikan penjelasan mengenai tujuan pengiriman barang tersebut. Berdasarkan keterangan kurir, kasur tersebut dipesan oleh Ruben untuk dikirimkan ke apartemen.
"Di situ (kurir) bilang, 'Disuruh kirim Bapak ke apartemen'. Jadi mungkin dia sudah ada planning buat tinggal di sana bersama yang lain," lanjut Sarwendah mencurigai Ruben.
Kejadian tersebut tampaknya tidak direncanakan untuk diketahui oleh Sarwendah. Menurut mantan personel Cherrybelle ini, Ruben Onsu dikabarkan sangat marah besar kepada pihak keamanan (security) karena membiarkan informasi pengiriman kasur tersebut sampai ke telinga istrinya.
"Security diomelin habis-habisan dong, karena kenapa bisa ketahuan ke aku kalau mau kirim kasur ke apartemen," tuturnya.
Mendengar cerita tersebut, Denny Sumargo selaku host mencoba menggali lebih dalam mengenai kebenaran kecurigaan Sarwendah. Denny mempertanyakan apakah ada bukti konkret mengenai tudingan adanya pihak lain atau orang ketiga dalam rencana kepindahan tersebut.
"Tapi kamu nggak ada bukti kan itu?" tanya Denny Sumargo.
Sarwendah mengakui bahwa dirinya memang tidak mengantongi bukti fisik yang tak terbantahkan. Namun, baginya, reaksi Ruben dan pertengkaran yang terjadi setelahnya sudah cukup menjadi indikasi adanya sesuatu yang tidak beres.
"Enggak ada (bukti), tapi kita ada berantem, dia juga tahu mestinya," tutup Sarwendah.
Ruben, Sarwendah